HAI HAI ANNYEONG GUE BALIK LAGI SETELAH BEBERAPA HARI NGGAK UPDATE. LU SEMU TEGA DEH NGGAK KOMEN FF GUE .. KOMEN DONG KOMEN YA YA.. YANG READ CANTIK DAN GANTENG DEH .BUAT PENGGEMARNYA BANG AGUS EH SALAH BANG SUGA KOMEN DONG ATAU VOTE JUGA BOLEH (AUTHOR NGAREP) AND PARA ARMY JUGA JANGAN KETINGGALAN
.
.
.
HAPPY READING
.
.
.
.
Hyera menyusuri lorong sekolah dengan lesu. Suasana sekolah saat ini masih sepi, karna jam masih menunjukkan 06.30 KST . dengan langkah gontai Hyera memasuki ruang kelasnya. Kosong, sepi itulah suasana kelasnya, Hyerapun menuju bangku paling belakang dan pojok sendiri. Menyenderkan kepalanya diatas meja, seperti biasa melakukan ritual dikelas yaitu tidur dengan tangan sebagai bantalannya. Sudah 5 menit Hyera emncoba menutup matanya berharap bisa tidur. Tapi nihil Hyera tak kunjung tidur.CEKLEKK
Pintu kelas terbuka, orang yang membukanya pun terkejut melihat bukan dirinya yang pertama kali masuk kelas. Hyera yang menyadari ada yang datang ia mendongakkan kepalanya.
HREYA POV
Sudah libih dari lima menit aku tak kunjung tidur. Aku mulai bosan. Belum sempat aku ingin bangun aku mendengar ada yang membuka pintu. Aku tahu siapa itu. Pasti si anak jenius dikelasku. Ya dia Hyujin si anak jenius yang selalu datng pagi pagi setiap harinya. Mendengar langkah kaki kearahku akupun mendongakkan kepalaku .
Aku mengangkat kepalaku..."O..oh wasso ?"tanyaku seraya mendongakkan kepalaku."a..ah ne annyeong Hyera-ssi , maaf mengganggu tidurmu" jawab Hyejin dan membungkukkan badannya
Aku mencoba menstabilkan penglihatanku dan menatapnya kembali . "Ya tak perlu formal seperti itu padaku kita kan seumuran" aku melihat Hyejin yang menundukkan kepalanya. Kenapa dia menundukkan kepalanya ? apa dia takut denganku. Ah molla
"tapi tunggu kau tau namaku ?"tanyaku padanya.
Hyejin menatapku "tentu saja Hyera-ssi ah maksud ku Hyera-ya, aku bahkan berharap ingin menjadi temanmu tapi aku tau aku sadar diri"katanya sambil kembali menundukan kepalanya
'Aku tercengang mendengar apa yang Hyejin katakana padaku, apa ? dia ingin menjadi temanku sejak dulu. Kalo dipikir aku juga tak punya kaan dekat sejak kelas satu. Apa salahnya jika aku bisa dekat dengan Hyejin. Apalagi ia pandai dalam pelajaran' batinku dalam hati
"ooh benarkan Hyejin-a ? kalau begitu kita bisa berteman dekat sekarang ?"kataku sambil mengulurkan tangan kearah hyejin. Hyejin yang sepertinya tak percaya ia menatapku. Aku hanya tersenyum manis menatapnya. Hyejinpun menerima salam persahabatanku. Aku memeluknya karena bahagia. Akhirnya aku punya teman dekat sekarag, jadi aku bisa bercerita kepadanya.
"Gomawoyo Hyejin-a kau adalah sahabat pertamaku"
"benarkah padahal kau terkenal satu sekolah, aku kira kau memiliki banyak teman disekolah ini" ucapnya . aku sedikit merasa tersinggung mendengarnya. Tapi tak apalah aku tak mempermasalahkannya.
"kalu begitu aku duduk denganmu ya Hyera-ya" apa dia mau duduk denganku dibelakang sini ?padahal ia duduk didepan dan pasti lebuh jelas kalu mendengarkan saem mengajar.
"jinjja ?tapi apa kau tak apa duduk dibelakag bersamaku ?" tanyaku mencoba melihat keyakinan Hyejin. Dan Hyejin dengan senyumnya yang ternyata sangat manis menganggukkan kepala. Lalu ia menaruh tasnya di bangku sebelahku .
Pelajaran pun dimulai dan ini pertama kalinya Hyera duduk dengan ada seseorang disamingnya. Ia menjadi senang karena ada Hyejin yang mau menjadi temannya saat ini.
.
.
.
.
.Hyera dan Hyejin menuju kantin dan ini juga pertama kali bagi Hyera kekantin bersama Hyejin. Mereka Nampak sangat bahagia. Saking bahagianya Hyera tak sadar ia menabrak seseorang yang berjalan didepannya.
