dilain tempat _________
Terlahir dari dua orang yang berbeda kewarganegaraan yaitu pribumi dan USA, mewariskan pahatan wajah blasteran pada seorang perempuan. bermodalkan tubuh yang langsing layaknya supermodel, rambut panjang blonde yang tergerai, kulit putih yang mulus, mata hazel dengan bulu mata panjang dan lentik serta alis teratur yang menawan ditambah hidung mancung yang diwarisi dari sang ayah. merupakan pahatan sempurna dari sang maha kuasa, mungkin Tuhan lagi berbahagia ketika menggambarkan sosok dia sebelum terlahir kedunia ini. tampil dengan gaya berpakaian yang tergolong biasa dan lebih memilih gaya casual sebagai gambaran dari kepribadiannya yang supel dan suka bergaul dengan semua orang. biar terkesan santai tapi tidak mengurangi keindahan dan kecantikannya sedikitpun. diyakini, banyak perempuan yang akan begitu iri melihatnya, bahkan akan banyak pria yang rela mengantri untuk menjadikannya calon istri.
memutuskan untuk datang meraih kesuksesannya sendiri tanpa bergantung terhadap kesuksesan orang tua dinegara asalnya. memiliki semangat yang tinggi bahkan lebih mengutamakan usaha keras dalam meraih sesuatu, menjadi nilai plus baginya sehingga menjadikan dia seorang yang tidak gampang menyerah. datang ke Indonesia dengan modal ijazah lulusan bussines dari salah satu universitas terkenal di negaranya untuk membangun karirnya dinegara tempat ibunya dibesarkan. bahkan negara tempat dia pernah menghabiskan masa kecilnya seperti cerita dari kedua orangtuanya. merasa tertarik dengan negara ini, maka ia memutuskan untuk mencari kesuksesannya sendiri di negara ini tanpa membawa nama besar Anthony dibelakang namanya. Bianca Rachel Jessica Anthony.
Bianca Pov
Katanya aku pernah menghabiskan masa kecilku dinegara ini. tapi entah mengapa tidak semuanya teringat dengan jelas dalam benakku, bagaimana kehidupan masa kecilku disini. semua yang kutahu hanya berasal dari cerita kedua orang tuaku. mereka menjelaskan bahwa kita meninggalkan negara ini disaat aku berumur 14 tahun, berarti sekitar 12tahun yang lalu. mungkin cukup singkat, tapi aku merasa banyak hal indah yang ku lakukan selama 14 tahun itu bersama dengan seseorang yang selalu bersama-sama denganku mungkin temanku yang sayangnya tidak dapat kuingat siapa dia meskipun kucoba dengan sekuat tenaga. ketika mencoba mengingat dengan berlebihan akan menghasilkan sakit dikepalaku sampai bisa mengakibatkan aku dirawat di rumah sakit untuk beberapa hari. hal ini mengakibatkan rasa penasaranku yang besar terhadap kenangan kecilku dinegara ini. aku berusaha menggali cerita dari keluargaku tapi mereka tidak bisa memberikan jawaban yang kumau. karena mereka sibuk dengan bekerja pada saat itu sehingga sering meninggalkanku sendirian ditemani dengan pengasuhku, yang setelah kucari berita tentangnya ternyata dia telah meninggal beberapa tahun yang lalu. mengapa tidak ada sedikitpun kenangan saat kecilku yang bisa kuingat ? apakah ini dikarenakan hal tersebut ? kalau memang benar seperti itu, sepertinya aku harus extra keras mengingat-ingat kembali semuanya itu. karena aku yakin ada sesuatu hal spesial dengan negara ini untuk pribadiku sendiri. biarlah, aku akan mencari tau kesemuanya itu. semoga Tuhan memberikan petunjuk kepadaku tentang semuanya ini.
aku diizinkan untuk datang dan merantau serta bekerja di negara ini dengan syarat aku harus menerima semua pemberian dari orang tuaku sebagai bekal dari mereka ketika aku jauh dari mereka tanpa ada penolakan meskipun harus berargument dengan mereka tapi pada akhirnya aku kalah sehingga harus menerimanya dengan syarat tentunya bahwa semua pemberian mereka haruslah bukan merupakan barang-barang yang mewah dan masih bisa diterima secara logika. Apartement yang lumayan mewah dipusat kota lebih cocok bagi perempuan single yang sedang mencari pekerjaan dibandingkan rumah mewah dikompleks perumahan mewah. sebuah mobil honda jazz warna biru, meskipun harus mengeluarkan airmata terlebih dahulu untuk disetujui mereka. dan credit card unlimited yang tidaklah bisa kutolak sama sekali karena telah menjadi syarat utama dari mereka. satu hal positif yang aku ambil dari perdebatan fasilitas tersebut yaitu bahwa mereka ingin memberikan hal terbaik bagiku dan memastikanku hidup dengan nyaman dan tidak kesulitan. hal itu menunjukan betapa mereka menyayangi anak sulung mereka yang keras kepala ini. hahaha
..............
kuperhatikan bangunan didepan matakau dari dalam mobil. apakah ini tempat tinggalku pas aku mash kecil ? sepertinya terlihat nyaman dan asri. dari penjelasan kedua orang tuaku, rumah ini merupakan tempat tinggalku sewaktu masih di negara ini. kemudian dijual oleh mereka kepada teman karib mama setelah kami pindah ke USA. alamat rumah ini aku dapatkan dari mama sehari sebelum aku berangkat ke negara ini.
tidak susah mencari alamat ini, hal ini didukung dengan canggihnya teknologi sehingga dengan pertolongan GPS aku bisa menemukan tempat ini. berada disini membuat hatiku gembira, entah mengapa tapi sejak pertama menginjak kaki di daerah rumahku ini ada perasaaan aneh yang timbul dihatiku. aku memutuskan untuk turun dari mobil dan mengetuk pintu rumah ini sekedar untuk bertamu dan semoga saja kenangan-kenangan kecilku akan timbul kembali dengan berada di dalam sana.
tok... tok... tok...
kuketuk pintu rumah tersebut. tidak menunggu lama, pintu tersebut terbuka dan keluarlah sosok perempuan paruh baya yang aku perkirakan usianya 40 tahunan.
"selamat siang tante. maaf sudah mengganggu" sapaku kepada sang pemilik rumah.
"selamat siang, adik siapa? ada yang bisa dibantu ? adik mau cari sapa ?" tanya sang pemilik rumah.
"maaf tante, saya Bianca Rachel Jessica." kataku memperkenalkan namaku pada sang pemilik rumah
"Bian ?? astaga nak, kamu udah gede yah cantik pula. tante sudah gag kenal kamu, terakhir tante liat kamu, kamu masih kecil segini" kaget sang pemilik rumah sambil meletakkan tangan di depan dagunya seolah memberikan gambaran tinggiku terakhir bertemu dengannya.
"tante bisa aja. tapi makasih untuk pujiannya. tante saya tidak mencari siapa-siapa saya haya sekedar mampir untuk melihat rumah ini dan juga jika tante berkenan saya ingin bertamu kedalam sekedar hanya melihat" permintaanku dengan sopan berharap diijinkan oleh tante Grace.
"tentu saja, silahkan masuk nak. mamamu sudah menelpon tante sebelumnya mengabarkan bahwa kamu mau ke Indonesia mau kerja disini. katanya kemungkinan kamu bakalan mampir kesini mau mengunjungi rumah lama ini sekedar melepas rindu." penjelasan tante Grace sambal mengantar kami duduk di ruang tamu.
"oh, ternyata mama sudah nelpon duluan yah tan. hehe, syukurlah. setidaknya, Bian gag dikira maling atau orang yang berniat jahat dan ujung-ujungnya diusir kan gag lucu. hihihihi" candaku mencairkan suasana.
"hahaha. kamu ini bisa saja. mana ada maling cantik gini. ya udah, kamu mau mulai liat-liatnya ? ayo, ikut tante." ajak tante grace antusias.
______sambil mengajak keliling rumah _______
"kenapa nak kamu mau kerja di Indonesia ? mamamu cerita ke tante semua rencana kamu. tante bangga sama kamu karena kamu orang yang suka bekerja keras. yang mau meraih sesuatu dengan jerih payah sendiri. padahal kalau mau dipikir-pikir perusahaan papa kamu sudah tersebar sampai ke Indonesia. kamu bisa saja jadi pimpinan cabang disini, tapi kamu memilih untuk mencari pekerjaan sendiri dan bertekad meraih suksesmu dengan usahamu sendiri. pasti kedua orang tua sama adikmu bangga padamu."puji tante grace.
"makasih tante, Bian jadi merasa tersanjung dengan semua pujian tante. hehe. Bian yang bangga banget boleh jadi anak mama sama papa. heheh" sanggah bian.
harapan Bian dengan mengelilingi rumah lamanya untuk mengingat kembali kenangannya tidak berjalan dengan lancar karena tidah ada titik terang sedikitpun baginya.
______diruang tamu_________
"kayaknya udah sore tan, Bian harus balik dulu tante, takutnya kalo malam Bian lupa jalan pulangnya, solanya Bian lupa bawa kacamata. nanti kapan-kapan Bian balik lagi ngunjungi tante." pamit Bian dengan sopan kepada tante Grace.
"ya judah nak kalo begitu, padahal tante kira Bian bakalan sampe malam disini biar makan malem bareng suami dan anak tante. sekaliantante kenalin sama mereka" harap tante Grace.
"maaf tan, lain kali Bian janji halo kesini buat sempatin makan malam berasama keluarga tante." jawab Bian.
"oklah kalo beget, kamu hati-hati dijalan yah nak. kalo ada apa-apa hubungi tante. ini nomor telepon tante" kata tante grace sambal memberikan nomor HP nya ke Bian.
"siap tante, kalo begitu Bian pamit yah. selamat sore." pamit Bian, memasuki mobilnya dan perlahan meninggalkan rumah tersebut.
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
kesalahan terindah
Fiksi Penggemarhidup adalah pilihan. menentukan apa yg kita inginkan tdk mudah. ada byk yg harus dipertimbangkan. diri sendiri, keluarga dan lingkungan kita. bahagia itu sederhana. tp bahagia bukan hanya utk diri kita sendir. ingatlah juga krbahagiaan orang - oran...
