GWS

322 38 4
                                    

.
.

Jongkook masuk ke salah satu ruang rawat di rumah sakit. Ia datang untuk menjenguk teman-ehm-spesial-ehm-nya.

"Anyeong~"

"Kau datang?" sahut Junhee yang sedang berbaring di kasurnya.

"Ya. Kau tak senang jika aku datang?"

Junhee hanya diam. Sebenarnya ia senang saat Jungkook menjenguknya. Secara siapa sih yang ngga pengen di jenguk gebetan? Ciieee :v

Jongkook meletakkan buah yang di bawanya di meja seberang kasur Junhee lalu memberi salam pada orang tua Junhee yang juga ada di dalam kamar rawat tersebut.

Jongkook berbincang sebentar dengan orang tua Junhee sebelum mereka membiarkan Jongkook dan Junhee berbicara berdua.

"Kau juga bisa sakit rupanya"

"Ya. Dan kau senang melihat ku sakit bukan?"

Jungkook hanya terkikik sebentar lalu mengalihkan pembicaraan hingga sore menjelang.

Dan waktunya untuk Jungkook pamit pulang.

"Sudah sore, aku pulang dulu. Kau... istirahat lah yang tenang"

Perempatan imajiner langsung keluar du kening Junhee

"YA! KAU KIRA AKU MATI, HAH?!"

"Hahaha aku hanya bercanda. Pemarah sekali kau ini. Aku pulang dulu, jangan rindukan ku okee?"

"Yaak!"

'aku akan selalu merindukan mu kookie ya'

.
.

Fin

A/N : aku tau ini garing... banget-_- so terus enjoy cerita ku yaa:) thank you udah sempetin baca-vote-comment cerita ku *deep bow* anyeong~~

The Best Moment In Life [BTS Drabble Collection]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang