04

10 0 3
                                    

[SMS]
19.00

Leo: jeng, udh selesai kerjanya?

Loren: udah mas bro

Leo: sip. Trus habis ini mau ngapain?

Loren: habis ini gw mau beli makan trus mampir beli-beli yang lainnya

Leo: oh oke. btw, masih ada waktu renggang kah?

Loren: semoga ada :)

Leo: oh baguslah kalau begitu. selamat belanja ya bae, hati-hati di jalan! 💕

Read

[Leo] lagi-lagi di read doang. Hmm gw harus tabah. Tapi mau sampe kapan gw akan gini terus. Kan gw bosen, ga ada yang bisa di ajak ngomong. Ortu gw sibuk kerja di luar kota, dan gw home alone gini sama kucing gw, Mumu. Masak gw mau ngomong sama Mumu gitu? Ntar dikiranya gw orgil lagi. Ugh!

1 jam kemudian

Tok tok..

Ada yang mengetuk pintu rumah Leo. Leo langsung bergegas untuk membukanya. Ketika membuka pintu, Leo terkejut. Ternyata orang yang ada di depan rumahnya adalah Loren.

"Panda!" Kata Leo terkejut.

"Iya ini aku! Sadar ga lu?" Kata Loren sambil mencubit pipi Leo.

"Udah malem kayak gini km sempet-sempetin aja kerumahku, ayo masuk!" Kata Leo senang.

Loren pun melepas sepatunya, kemudian masuk. Mereka berdua pun ngobrol terus2an. Di tengah asyiknya mengobrol, tiba-tiba ponsel Leo berdering.

KRING..KRING!!

Ketika Leo hendak mangangkatnya, wajahnya sungguh tampak berbeda. Wajahnya seperti, kesal? Ya boleh dibilang begitu. Kemudian Leo meninggalkan ponsel tersebut begitu saja. Dan kembali ke posisi semula.

"Loh kok nggak diangkat sih?" Tanya Loren.

"Emang urusan lo, ya terserah gw lah!" Jawab Leo santai.

Loren makin curiga. Kemudian Loren langsung ambil ponsel milik Leo. Dan melihat siapa yang barusan tadi menelponnya.

"Panda, kembaliin hape gw, astajiim dasar lancang lu ya!" Kata Leo.

"Bodo amat, kata kamu 'semua barang yang aku punya, anggep aja kayak barang kamu juga', berarti gw betul kan?"
Jawab Loren santai.

Cry Baby Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang