Merman's Love
menceritakan tentang Ali yang tiba-tiba berubah menjadi putra duyung dan bagaimana Ali merahasiakan hal ini kepada teman-teman keluarga dan orang terkasih dan apakah Ali akan menjadi duyung selamanya atau menjadi manusia kembali
ikuti...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ali dan rasya berjalan kembali ke kelas mereka lalu Ali melihat Rassya yang keluar dari perpustakaan
"emm Al kau kembali saja duluan aku ada urusan ok, dah" Ali berbalik dan langsung berlari menuju kantin, tak menghiraukan panggilan Al dari belakang
"oii Ali kau mau kemana, Ali! anak itu" Al menggeleng-gelengkan kepala 'sudahlah aku balik saja'
Sementara itu di kantin Ali membeli beberapa roti dan minuman setelah membayarnya dia berniat segera memberikannya ke Rassya
'tapi Rassya ada dimana? Tadi ketemu di depan perpus tapi kalau sekarang? Aku gak punya no. Nya lagi'
"apa aku taruh di ruang osis saja ya, atau aku berikan ke salah satu anak dikelanya tapi aku kan gak tahu kelasnya"
'sudahlah aku keruang osis saja'
Sementara itu diruang osis, Rasya sedang mengetik suatu laporan lalu tiba-tiba ada seorang gadis mungil dan cantik yang masuk ke ruang osis namanya Prilly, dia adalah pacar Rasya, seperti biasa Prilly membuatkan bekal untuk Rasya lalu mereka mulai makan bersama-sama
Krieeett
"Rasya ayo makan dulu" "iya" jawab Rasya datar Lalu mereka duduk berhadapan dan mulai makan, suasana yang terlihat tak seperti pasangan biasanya yang romantis dan penuh bunga-bunga, suasana yang tercipta terlihat dingin dan sepi
"bagaimana hari mu?" Prilly mencoba mencairkan suasana "seperti yang kau lihat" jawab Rasya datar
"ya sebagai sekertaris osis pasti sibuk" "kalau sudah tahu kenapa tanya" ketus Rasya
"Rasya aku tahu kita dijodohkan untuk kepentingan perusahaan dan keluarga, tapi apakah kamu tak bisa sedikit menghargaiku"
"ck"
'menghargai katanya'
"aku sudah mau mengobrol denganmu, menurutimu, makan bersamamu dan kau mau aku menghargaimu seperti apa lagi hah!!"
"Rasya jika kamu kesal padaku karena aku tak juga berbicara pada ayahku, maaf aku belum bisa"
"kenapa, apa karena kau jatuh cinta padaku?"
"..."
"ck kau gadis ter egois yang pernah ku kenal"
Rasya bangkit dari kursi lalu meninggalkan Prilly dan saat membuka pintu dia mendapati Ali yang sudah ada didepan pintu
"Ali" "eh maaf aku tak tahu jika kau, aku pergi saja"
Ali segera meninggalkan ruang osis tapi saat baru beberapa langka, Ada tangan yang mencegahnya
"apa kau ingin kembali ke kelas"
"ya" "oh sayang sekali "memangnya kau tak akan ke kelas" "bukannya kau sudah tahu, aku tak akan bisa mengikuti kelas dalam emosi seperti ini"