2°Club

70.9K 2.7K 21
                                        

"Maaf saya terlambat" ucap Nelson santai ditengah tengah pembicaraan keluarganya dengan keluarga Xavier

Ia lalu menarik kursi dan duduk dengan santai menghiraukan tatapan melotot ibunya
"Nelson! Bersikaplah sopan!" Bisik nancy

Nelson hanya memutar bola mata malas "Sorry mom" gumamnya

Ia lalu melirik adiknya yang sedang cemberut, matanya berpindah pada Rakha yang juga menampilkan wajah bosannya

"Selamat malam Nelson" sapa Demi sambil mengulurkan tanganya, membuat Nelson mengalihkan pandang pada laki laki berusia 45 tahun itu

"Selamat malam Mr. Xavier, senang bertemu dengan anda" ujar Nelson datar, kata katanya sama sekali tak singkron dengan perbuatannya

Demi hanya tersenyum maklum, sudah tak heran baginya, di Dunia bisnis nama Nelson Maxwell, identik dengan sikap sombong, dingin, dan arogannya, ia bahkan tak tanggung tanggung mejatuhkan perusahaan yang tidak ia sukai,
jadi Demi tak perlu terkaget kaget menanggapi sikap Nelson

"Maafkan kelakuan anakku, dia memang sedikit bandel" ucap Nancy sambil menabok keras perut rata Nelson

"Mom!" Sentak Nelson

"Diamlah boy!"
Nelson hanya mendengus kesal, ia lalu berdiri membuat semua orang disana menoleh ke arahnya

"Kak mau kemana?" Tanya Vannesa

"Kakak ada meeting, " ucap Nelson pada Vannesa

Nelson lalu menoleh ke arah keluarga Xavier
"maafkan saya, saya harus pergi"

"Tidak apa apa nak, kami tau kamu sibuk" sahut Hafsya, Nelson hanya mengangguk sekali, ia lalu mencium pipi mamanya dan langsung melenggang pergi

"Sudah tidak usah difikirkan anak itu, dia memang seperti itu" ucap Nancy asal, dan merekapun mulai melanjutkan acara mereka

"Buat apa kesini? Kalau hanya untuk Mendudukkan pantat saja" cibir Rakha pelan

"Rakha!" Rakha hanya melirik malas bundanya

***


"Bil, bosen keluar yuk" renggek Dina

Sybil mengerutkan kening binggung
"Loh, katanya minta diajarin"

"Udah paham gue elah, ayok keluar, mumpung bokap nyokap gaada dirumah"

"Ini udah jam 9 malem Din, kita mau pergi kemana?"

"Ada pokoknya, seru kok tempatnya, ya ya ya yukk please temenin gue, gue ada janji nih sama temen gue" ujar Dina mengeluarkan puppy eyesnya

Sybil terlihat menimbang nimbang, ia tak pernah diijinkan ayahnya pergi malam malam seperti ini, tapi! Bukankah sekarang ia tak berada dirumah, Ayahnya tak akan tau, mungkin jika sekali kali tak apa apa
"Okey, tapi jangan macem macem ya Din"

"Yess!!! Oke" jawab Dina antusias

***

"gak macem macem apanya!!!!" Sungut Sybil, bagaimana tidak!!! Tadi Dina bilang ia tak akan macam macam, tapi lihat sekarang, ia bahkan sudah berada di tengah tengah ratusan orang dewasa yang berjoget asal diatas Dance Floor,

Ya, Dina membawanya ke sebuah Club malam, dan bahkan orang itu sudah menghilang entah kemana,
Meninggalkannya dengan tatapan lapar bapak bapak disana,

Memang sebelum kesini Dina memake over Sybil terlebih dahulu, menjadikan tampilan gadis remaja itu terkesan dewasa dengan baju yang sangat minim bahan, memperlihatkan kaki dan leher yang jenjang serta lipstic merah nyala yang mengundang kesan menantang

Married My CEO [TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang