1:31 AM (Please, comeback)
_________________________________________________________________________________________
[JB]
"Oh, jinjja? Kau tidak bercanda kan hyung?" tanyanya dengan mata berbinar.
"Uh," jawabku singkat
"Woah, aku tidak percaya kita punya stage kita sendiri di konser nanti. Kau tidak berbohong kan hyung?"
"Tidak Youngjae~ sudah sepuluh kali kau mengatakan itu," Aku meyakinkan
"Jadi, jadi, apa nama duo grup kita? Umm let me thinking first, Youngjaebum? Youngjaybe? Jaejae?"
"2jae," jawabku datar.
"Mworago? 2jae? Hmm, tidak buruk. Dimana kau mendengar itu hyung? Aku merasa familiar dengan itu, 2jae 2jae," Youngjae berbisik memikirkan yang tak seharusnya dipikir.
"Uri fans yang memberikan itu. Please jae-ah give your attention when our fans talk about us. I'm disappointed really. You don't even know what our shipper name. Ahh jinjja," aku berdiri frustasi dan meninggalkan Youngjae di ruang tengah sendiri.
"Wae hyung? Eodiga? Ya hyung kenapa kau seperti ini? Apa salahku?" teriaknya mencoba menghentikanku.
Youngjae tidak tau apa yang terjadi denganku, mengapa aku bersikap seperti ini, kenapa aku mudah sekali kesal belakangan ini. Kepekaannya sudah dibawah rata-rata. Entah IQ-nya yang pendek atau memang dia terlalu polos, aku tidak mengerti.
Tidakkah dia menyadari kalau aku menyayanginya lebih dari sekedar leader pada membernya, lebih dari sekedar hyung pada dongsaengnya, rasa sayang yang lain, rasa ingin memiliki. Rasa yang tidak akan pernah dimengerti oleh seorang Choi Youngjae.
>><<
"Huuufftt," aku menghela nafas dan menyandarkan tubuhku ke pintu.
"Youngjae-ah. Tidak kah kau mengerti sedikit perasaan ini?" aku memegang dadaku sambil memejamkan mata dan kemudian berjalan kearah kasur yang dulunya milikku bersama Youngjae
Aku membaringkan tubuhku dan menatap langit-langit kamar. Aku mulai menutup mata dan mencoba untuk tidur, mencoba melupakan apa yang aku rasakan saat ini, berharap setelah bangun keadaan akan membaik, berharap aku bisa melupakan segala rasa yang aku punya untuk Youngjae.
1.10 am
Aku terbangun. Segala yang aku harapkan sebelum tidur tidak ada yang terwujud, yang ada aku malah memimpikan orang itu, ya orang itu, Choi Youngjae.
Aku bangkit dari posisi tidurku dan duduk di pinggir kasur lalu mengusap wajahku kasar.
"Youngjae-ah" ucapku frustrasi.
"Kapan kau akan peka, aku sudah benar-benar lelah. Apa aku hanya sebatas hyung untukmu? Sebatas itu?" Aku berbicara seakan-akan Youngjae bisa mendengar semua kalimat itu.
Aku berdiri, mengambil kertas dan pena. Meluapkannya pada sebuah kertas mungkin akan membuat perasaanku lebih baik, ya kuharap.
Aku melirik jam di pergelangan tanganku, "1.31 AM"
Aku menulis tanggal dan waktu diatas kertas itu, kemudian mulai memandangi seluruh bagian ruangan.
Semua memori yang pernah terjadi bersama Youngjae terekam di ruangan itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
GOT2REAL - When Stories Between Two Become Real [S1-2015]
أدب الهواة21 Pairing based on GOT2DAY season 1 (2015 ver) by JYPE Pairing List on the chapter. © nana626 - 2017 [170223]