Senin, 12 Desember
"Ayoo Ball tanggung jawab loe anak orang lu bikin nangis" ketus bang kiki
"Biarin" ucap Iqball dengan santainya
"Tapi kasihan juga sih tu anak nggak ada yg nganter kan mana ada taksi jam segini, arghh kenapa gue jadi care sih sama dia!" Lanjutnya didalam hati
"Ya udah gue nggak ikut campur ya antara loe sama Shalsa" dengan kedua tangan kiki bergaya '👍👍'
"Oke oke fine gue bakal nganterin Shalsa sekarang, puas loe"
"Shal cepet masuk mobil gue, kalau nggak gue tinggal" ~ucap Iqball dengan kesalnya
"Iya iya gue masuk" ~Shalsa
"Shal take care ya, kalau Iqball nyakitin loe bilang aja sama gue nanti gue aduin sama bang kiki" ~Cassie
"Okay" ucap Shalsa tak yakin
Selama perjalanan hanya ada keheningan diantara mereka entah mengapa tak ada yg ingin memulai pembicaraan. Shalsa juga tak ingin mungkin dia terlalu gengsi untuk memulai karena dia perempuan harusnya lelaki yg memulai itu pikirnya. Hingga Iqball pum memulai pembicaraan
"Rumah loe dimana?" Ucap Iqball dengan cueknya
"Iih ni anak cuek banget sih, kenapa juga gue mau dianterin pulang sama dia, arghh ogah banget gua mendingan juga gue jalan kaki dari pada ngadepin orang yg cuek bebek kayak dia ihh" batin Shalsa
"Heh kok ngelamun sih? Rumah loe dimana?"
"Iye iye di perumahan pulau moyo jalan anggrek gang 3 no 15 (ngarang-,-) puas!!" Celoteh Shalsa dengan kesalnya
"Nie anak nggak bisa satu satu apa ya? Dipikir gue pinter kali sabar Ball sabar" batin Iqball
Sekitar 45 menit dari rumah bang kiki hingga perumahan Shalsa memang cukup jauh tetapi jika Iqball tidak mengantar Shalsa dan langsung pulang kerumahnya mungkin hanya membutuhkan waktu 25 menit. Tetapi jika dia tak mengantar Shalsa juga mungkin ia akan terkena omelan Bang Kiki
"Udah nyampe nih, turun!!"
"Iya gue turun, makasihhh!!!!"~Shalsa@kamar shalsa
"Huff dasar ya Iqball benci banget gue tapi kenapa gue suka sih sama dia ahh gaje banget sih gua" omel Shalsa sambil membaringkan tubuhnya di kasur
"Kenapa perasaan cinta ini menyakitkan sihh, Tuhan mengapa jatuh cinta ini sakit. Rasanya itu sakit mencintai orang yang bahkan ngelirik aku aja nggak mau apalagi ngomong sama aku seperti cinta bertepuk sebelah tangan"
Tanpa disadari air mata Shalsa mengalir sejadi jadinya. Bantal yang ia gunakan sebagai tumpuan kepalanya pun kini sudah terbasahi oleh air mata Shalsa. Hingga ia terlelap kedalam mimpinya
Bersambung........
Gaje? Hehehe😆
Typo? Maaf😢
Jangan lupa vote⭐ kritik dan sarannya juga💬
Bye bye🙌
Maaf ya kalau jarang next cerbungnya maklum sibuk😆😆

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Tentang Kamu
Romance"Orang yang aku cinta, benci aku?? Rasanya itu sakit" -Shalsa "Gue benci sama semua wanita, karna gue mempunyai sebuah alasan dibalik itu semua"-Iqball