Girl, sekali saja
Semua fokusku ada padamu
Sepanjang hari sepanjang malam 365
Aku akan mencurahkan perhatian padamu
Dan tidak pernah meninggalkan sisimu
-------------------------------------------------------Sma WellWorth.
Sebuah mobil sedan memasuki gerbang masuk SMA wellworth, kemudian parkir di salah satu parkiran yang tersedia disana.
Harris segera mengambil tas guitarnya yang ada dikursi penumpang."Itu saja " Ucap ayahnya yang mengendarai mobil itu. "Ya... "Jawabnya.
"Apa belum ada kabar dari Vienna ?" Tanya ayahnya untuk kedua kalinya, Ia menggelengkan kepala. "Oh... baiklah.." Ucap si ayah . Harris langsung keluar dari mobilnya.
Sekolah, bagi Harris adalah Neraka. Tempat yang paling berbahaya. Karena kita tidak akan pernah tau orang seperti apa yang akan kita temui , seseorang yang baik hati , atau bermuka dua.
Dia adalah salah satu Senior SMA wellworth , dimana mereka hanya menunggu surat universitas saja , tidak ada pelajaran atau yang lain. Kalau bukan untuk satu orang itu , dia pasti sudah berada dikamarnya sibuk memainkan gitarnya.
Dia memasuki gerbang masuk ke gedung paling utama milik SMA wellworth.
Dilewatinya gerombolan gerombolan orang yang berkumpul dan bermain bersama diluar gedung itu. Hal paling utama baginya ; 'Masuk kedalam gedung'Digengam erat selempangan tas gitarnya itu. sambil memotong beberepa gerombolan siswa. Sebelum , tiba tiba terdengar suara yang memanggil namanya . " HARRIS !!" Tiba tiba tubuhnya terjatuh karena tertimpah oleh seorang perempuan .
Perempuan itu memiliki rambut pirang dengan model rambut wavy. Perempuan itu menggunakan Kemaja putih dan rok jeans selutut. Harris mengenal perempuan itu dengan nama , Kelly.
Kelly menaruh kedua tangannya di kedua sisi kepala Harris, menahannya untuk berdiri. Dia tersenyum dengan lebar membuat matanya yang berwarna biru seakan akan bercahaya di mata Harris.
"Apa yang kau lakukan ?" Tanya Harris. " Memberimu kejutan .." Ucapnya sembari tersenyum. Kedua kaki Kelly menjepit perutnya , membuatnya agak susah bernafas .
"Lepaskan aku ?" Ucap Harris dengan serius. "Tidak." Bantah kelly sambil tertawa kecil. " Kelly..." Ucapnya lagi , kali ini lebih lemas . " Apa ?" Ucap kelly masih tertawa.
" Aku.. Tak bisa .. bernafas .." Ucapannya membuat mata kelly membesar , dan melompat dari dari atas Harris. Harris pun langsung mengambil nafas dalam dalam sambil menutup mata , sementara Kelly mulai panik .
" Harris ? Kau bisa nafas sekarang ? Kau belum mati kan ?" Ucapnya sambil menatap wajah Harris dari atas. Tatapannya bukan lagi tatapan senang , kali ini ' tatapan khawatir'
Harris pun mengambil nafas untuk beberapa saat sebelum membuka matanya dan bilang , " apa kau ingin aku mati ?" . Kelly langsung menghembuskan nafas dalam sebelum akhirnya tekepar disamping Harris.
" Ah ~" Katanya . " Aku pikir aku nyaris membunuh teman kecil ku ~" . Kata katanya menarik perhatian Harris , membuatnya melihat ke arahnya. Kelly pun menoleh kearah Harris. Harris hanya menatapnya dengan muka datar sementara kelly tersenyum.
" Apa ada kabar dari Vienna ?" Tanya kelly. Sebuah pertanyaan yang sama seperti ayahnya tadi. " Belum." Katanya .
Universitas Keseniaan dan Musik Vienna , Austria. Sebuah sekolah impian milik Harris , dimana kesenangannya akan gitar dapat menjadi bagian dari hidupnya. Tapi mungkin tidak lengkap dengan adanya ' Significant others ' nya itu.
"Bagaimana denganmu ? Apa ada kabar dari Amerika ?" Tanyanya.
Kelly tersenyum. " Dari F.I.T ( Fashion Institute of Technology ) ? "
" Yeah ~" Ucap Harris.
"Belum." Katanya yang langsung memalingkan wajah , menatap ke langit langit . Harris masih menoleh kearah kelly , " Apa kau harus pergi Ke Amerika ?" Kata harris dengan serius."Harris~" Ucap kelly , " Kau pernah bilang hidupmu adalah gitar , hal yang sama juga berlaku padaku . Hanya saja hidupku adalah Designing " .
Mendengar jawaban temannya , Harris langsung menatap langit , mencoba untuk menutupi kekecewaannya .
" Apa yang kalian berdua lakukan ?" Suara yang asing muncul , membuat Harris dan Kelly terduduk.
Didepan mereka berdiri Kelompok Football Sma Wellworth , dan salah satu dari mereka menatap Harris dengan sinis." Bryan ..." Ucap Kelly sebelum akhirnya berdiri.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Special One
Teen FictionHarris , Guitaris dan murid Senior dari SMA wellworth . Sambil menunggu surat penerimaan dari Universitas kesenian Vienna , Ia tahu kalau dia tidak akan bertemu dengan ' Significant Others' nya untuk waktu yang lama. Sehingga ia membut sesuatu unt...