Ungkapan Rasa Olehmu

39 0 0
                                        

Aku tau suatu saat kamu akan menjauh, perlahan namun pasti.
Mungkin sesak mu sudah tak bisa ditolerir, mungkin kau bosan.

Menunggu katamu. Kamu menunggu, berucap setia yang nyatanya lirikanmu masih kemana-mana. Dan kamu bertanya, apakah kamu dipermainkan olehku? Bukankah seharusnya aku yang bertanya?

Dari awal kau mulai candaan ini aku sudah memberitahu, bahwa bila semakin kau teruskan bukankah konsekuensinya sakit yang kau dapat?

Entahlah, apakah dihatiku ada dirimu.
Apakah aku dapat membalas rasamu.
Apakah aku dapat tetap berada disisimu.
Takdir seseorang siapa yang tahu?

Jangan pernah berlari, karena aku selalu terdiam disini. Jangan pernah mengutuk dirimu dengan kata umpatan kasar, karena rasa ini bukan suatu hal buruk.

Menunggu lah bila memang menurutmu begitu, tinggalkan aku bila memang menurutmu itu yang terbaik. Karena pada dasarnya, akupun tak 'tau' yang terbaik untuk kita.

Namun percayalah, aku tau lelahnya menunggu dan berlari.

19012017
-Aku naif, maka dari itu aku keras kepala, maka dari itu aku akan tetap menyukaimu-

Sajak diri hari ini Stories to obsess over. Discover now