karena aku baik,
this special part will be more than one chapter!
#1 ;about yerim. 🍻
🌸🌸🌸
things about yeri;
1. Yeri hates wearing high heels.
She said, it hurts too much.
She could be crying because wearing it.
🌸🌸🌸
"Yeri, besok malam ada acara?"
Yeri berpikir, "Tidak, Mark. Ada apa?"
Mark pun mendekatkan dirinya pada Yeri yang sedang membaca majalah di atas kasur.
"Temani aku, yuk? Ada acara pernikahan dan mommy daddy ada urusan lain. Kita yang disuruh datang,"
Yeri pun mengangguk, "Baiklah"
🌸🌸🌸
Sekarang jam 7, dan Mark menunggu Yeri di depan pintu mobil.
Ia menggunakan jas hitam formal.
Satu kata, tampan.
Lalu pintu rumah terbuka, dan Yeri berjalan menuju ke arah Mark.
Yeri terlihat cantik dengan dress pink pastel dan heels di kakinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Mark? Mengapa melihatku sebegitunya?"
"Ini beneran myemim aku kan?"
Yeri mengangguk?"
"Kau yakin? Bukan bidadari cantik yang turun dari kahyangan? Abisnya, kamu cantik Yer."
Mark melanjutkan,
"Ah salah, setiap hari pun sudah cantik. Hanya saja, malam ini kau terlihat sangat cantik."
Yeri pun tersenyum malu, salting.
"Ih apasih, Mark"
Mark pun terkekeh dan segera membuka pintu mobil untuk Yeri.
"Let's go, Princess."
......such a gentleman. :(
🌸🌸🌸
Mark dan Yeri pun telah sampai di gedung pernikahan. Terlihat ramai sekali.
"Eh, Mark, ya?"
Seorang wanita pun bertanya, memastikan.
"Tante Taeyeon! Iya tante, hehe."
"Loh, mommy dimana? Lalu, siapa gadis cantik ini? Kenalin dong, Mark" Taeyeon pun tersenyum-senyum melihat Mark dan Yeri.
"Hehe mommy ada urusan tan, dan ini Yeri. Yer, ini temannya mommy"
"Halo, Yeri cantik. Wah, Mark sudah besar ya, sudah punya pacar."
Yeri pun membalas, "Terimakasih, Tante. Tante juga terlihat sangat cantik."
"Wah, makasih sayang. Yasudah, tante pergi dulu ya. Have fun, dear!"
Sepeninggal Taeyeon, Mark dan Yeri pun memilih untuk duduk beristirahat.
Saat duduk, Yeri terlihat sangat lega dan wajahnya pun terlihat kesakitan.
"Yeri, kamu kenapa?" Panik Mark.
Yeri pun melepas heelsnya, dan mulai menangis.
"Sakit sekali Mark kakiku huhuhu"
Mark berjongkok didepan Yeri dan mulai memijat kaki Yeri.
Dia tidak peduli. Yang penting, Yeri tidak kesakitan lagi.
"Yasudah, kita pulang yuk, Yer?"
Mark pun menggendong Yeri keluar dari gedung menuju ke mobil dengan high heels ditangannya.
🌸🌸🌸
"Yeri, maafkan aku."
Mereka telah sampai di depan rumah Yeri, namun masih di dalam mobil.
"Tidak, Mark. Seharusnya aku yang meminta maaf padamu kita jadi pulang duluan huhu"
Mark menggeleng.
"Yeri, kamu harus tau ya. Yang terpenting, kamu tidak kesakitan."
Ia melanjutkan,
"don't ever use that damn high heels again, please. I beg you, Yeri."
Yeri mengangguk.
Mark tersenyum, lalu mencium si Yerim tepat di keningnya.
"Good night, Yerim Lee. Sweet dream,"
🌸🌸🌸
dAmn baper sendiri nulisnya :"(
ps. sorry lama update hUHUHU
wattpad error anjer lelahhhhhh!!!!
😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤
bonus;
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
wKWKWKWKWKW lucu amAt
KAMU SEDANG MEMBACA
+3 things; mark
Historia Corta🌸 but why we ended like this, mark? [ completed ]
