Abadi selamanya
Setelah lama kecambah cinta dalam hatiku mengalami dormansi
Kini kecambah cinta itupun mulai tumbuh perlahan setelah mengenalmu
Terus tumbuh dan Irreversible
Kau telah menjadi nutrien dalam hidupku
Melihatmu wajahmu adalah makroelemen dalam hidupku
Jika aku tidak melihatmu aku mengalami defisiensi
Bagai tanaman yang mengalami klorosis
pucat dan tidak bersemangat
Ketika malam yang gelap
ketika Aku membayangkan wajahmu
Cintaku pun mengalami etiolasi semakin tumbuh tapi rapuh
Meskipun banyak Asam Absisat yang menghambat pertumbuhan cinta kita
Tapi di hati ini seperti ada Auksin, Giberelin & Sitokinin yang semakin bersemangat memacu pertumbuhan cinta kita
Ketikaku sakit sekalipun bayanganmu bagai Asam traumalin
menyembuhanku
Meskipun memikirkanmu menghabiskan ATP yang banyak
Tapi transpor elektron cinta yang kau berikan membuatku kembali bertenaga
Kau adalah Apoenzim dan Aku adalah Gugus prostetik
Yang akan selalu bersatu membentuk koenzim cinta yang abadi selamanya
Jayanti
12 februari 2017
KAMU SEDANG MEMBACA
biologi
Poetrypembahasan tentang betapa indahnya seluruh makhluk ciptaan tuhan.
