kya~~~
Wow~
Tampan sekali~"akhh aku bisa gila seperti ini" nayeon mengacak rambut nya dengan kasar sambil membenarkan kacamatanya yang melorot.
Ya setelah ia menjadi yatim piatu dan tinggal di panti asuhan membuat nayeon menjadi pendiam dan tertutup tapi tidak dengan sahabat barunya eh tidak baru sih tapi dia sangat menyayangi sahabatnya itu walau harus di garis bawahi hanya "SAHABAT" yaitu Jeon Jungkook ,orang yang selalu menemaninya kemanapun, yang selalu melindunginya ketika ia di bully karena penampilannya yang nerd sekali bahkan terliat seperti orang bodoh tapi maaf sekali lagi hanya penampilan nya bukan otaknya yang bodoh masihkah ingat? Bukankah dia orang yang sangat pintar makanya ia bisa di terima di sekolah ini, ya sekolah yang sangat di impikan banyak orang, yang katanya sih harus membutuhkan uang banyak untuk masuk kesini tapi tidak dengan nayeon ia hanya menggunakan otaknya saja agar bisa masuk kesini, karena dia tidak mempunyai uang yang banyak dan seorang yatim piatu yang hanya tinggal di sebuah kos kecil dan pekerja paruh waktu .
Menyedihkan bukan? Ah tetapi tidak untuk nayeon, ia sangat menikmati hidupnya walau kadang ia merasa kesepian dan merasakan ingin bisa seperti orang ,memiliki sebuah keluarga yang lengkap dan teman-teman yang banyak ,mempunyai rumah sendiri dan menjalani masa hidupnya dengan senang bukan di habiskan setengah hari untuk bekerja, tapi apa daya takdir adalah takdir jika kau ingin mengubah takdir mu maka bekerja keraslah dan bersyukur kepada hasil kerja kerasmu sendiri daripada menyusahkan orang lain."kau dengar ada murid baru bukan? " nayeon mengangguk kecil
" ah apakah dia lebih tampan dari aku sampai para wanita histeris seperti orang yang baru makan setahun? "
nayeon menjitak kepala laki-laki itu dengan keras
"mungkin benar dia lebih tampan dari mu kook" jungkook yang mendengarnya mendengus sebal .~••••••~
Bel berbunyi
Menandakan waktu pulang"jungkook kau bisa pulang duluan aku akan ke perpus dulu"
"huh baiklah aku pulang dulu, dan kau harus hati-hati "tunjuk jungkook tepat di hidungnya nayeon
"cih bawel""Ah dimana sih buku itu ,diatas sini tidak ada hampir semuanya sudah ku kelilingi tapi kenapa tidak ada " nayeon terlihat kebingungan, hampir setengah jam ia mengelilingi isi perpustakaan ini tapi ia tidak menemukan buku yang ia cari hari mulai gelap, akhirnya ia memutuskan untuk mencari nya besok pagi.
"BRUKK" nayeon terjatuh karena menabrak sesuatu ah lebih tepatnya seseorang karena keteledorannya
"Aw kau bisa berjalan dengan hati-hati tidak!?"DEG
Suara itu...
Masih sama seperti 17 tahun yang lalu hanya saja suaranya terdengar berat dan aku merindukannya,merindukan pemilik suara itu ."Hei bangun! Kenapa kau diam saja!?"
"Ah,maafkan aku aku tidak sengaja menabrakmu" nayeon lekas berdiri dan menundukkan kepalanya ia terlalu takut untuk melihat wajah didepannya.
"Tidak sopan jika kau berbicara tapi tidak melihat wajah lawan bicaramu " lelaki itu mendengus sebal.
Nayeon mengangkat kepalanya dan betapa terkejutnya .
wajah itu masih sama seperti dulu hanya saja sekarang kumis tipis mulai tumbuh dan matanya cara memandangnya sama seperti dulu tegas dan menusuk ."Bagus kau harus banyak belajar tentang sopan santun " lelaki itu tersenyum remeh dan pergi begitu saja sengaja menabrak kan bahunya ke nayeon sehingga nayeon sedikit terjungkal dan nayeon hanya bisa menatap kepergian lelaki itu .
"aku merindukanmu taehyung-ah tapi kau tak mengenalku"
Aku bek nih kasian ceritanya klo g d selesein walau minatnya sedikit dan sider banyak ttp aku lanjutin soalnya sayang klo ini jd sia2 .
Laff bye bye gays 💙

KAMU SEDANG MEMBACA
AUTUMN
RomanceDengan satu alasan yang kuat gadis itu bisa membenci musim gugur, Musim yang telah merenggut semua yang ia punya- -Termasuk cinta pertamanya. "Aku membenci musim gugur " -INY