Yuta itu anak Gunung Kidul asli. Bapaknya sama emaknya tetanggaan, teman sepermainan yang berjodoh.
keluarga yuta termasuk orang yang terpandang di wilayahnya, bapaknya aja tuan tanah, emaknya punya bedag di pasar ikan. Dia anak satu satunya ya jadi apapun permintaannya dituruti sama emak bapaknya.
yuta minta baju satu dibeliin selusin.
yuta minta motor supra dibeliin ninja.
yuta minta hp nexian kaya punya temennya dibeliinnya samsung galaxy S8.
yaa yuta dimanja gitu bukan tanpa alasan sih.
emak bapaknya bangga punya anak pinter kaya yuta. Sejak kecil dia bercita-cita jadi menteri, menteri apa aja asal menteri katanya.
nah sekarang ini Yuta terpilih sebagai kandidat dimas diajeng untuk mewakili sekolahnya di wilayah kabupaten gunung kidul.
pagi pagi emaknya udah bikin sarapan bergizi, katanya biar Yuta nanti kuat menghadapi persaingan ketat di sana.
ya kan saingannya pemuda pemuda tampan dan pintar dari seluruh penjuru gunung kidul. makanya emaknya dari tadi udah sibuk berdoa untuk kelancaran acara anaknya.
pas udah nyampe di pendopo kabupaten, yuta deg degan karena dia kesana gak ditemani sama gurunya. padahal kontestan dimas diajeng lainnya tuh didampingi sama temen dan gurunya. tapi si yuta ini tadi cuma berangkat sendiri naik ninja kesayangannya dari rumah.
prinsip yuta itu : "aku tanpamu bagai butiran debu"
Yuta kemana mana ngga papa sendiri tapi harus sama Bagus (Loh? katanya sendiri yut?)
Eh bagus itu nama Ninja kesayangan Yuta.
pokoknya setelah yuta dibeliin Ninja itu hidupnya serasa sempurna. kemana mana selalu bersama.
ia jatuh cinta untuk pertama kalinya pada sebuah benda.
"Finalis dimas diajeng berikutnya, Yuta Ginanjar Slamet, perwakilan dari SMK Kelautan Gunung Kidul"
saat nama Yuta dipanggil oleh juri, dia langsung naik ke panggung tanpa beban, pas dia mau maju ambil undian pertanyaan sama petugasnya dicegah "mas, nunggu diajengnya dipanggil dulu baru maju" tak lama setelahnya, terdengar...
"dan Bona Ambarwati, perwakilan dari SMKF Gunung Kidul"
sopo kui bona ambarwati batin yuta.
tak lama setelah itu muncullah sosok wanita cantik nan anggun disampingnya.
untuk pertama kali dalam sejarah yuta mengagumi keindahan seseorang -- bukan benda.
"Bajigur ayu tenan mbak e"
Yuta masih plongo ngeliatin finalis diajeng disebelahnya yang juga mengenakan seragam identitas sekolahnya. mas mas petugas yang dipanggung nyikut yuta karena dia nggak maju maju padahal udah gilirannya buat jawab pertanyaan. dia masih aja ngeliatin bona.
sampe acara selese yuta masih aja ngeliatin bona. apalagi pas sesi poto bareng. kebetulan yuta sama bona emang sampingan, jadi yuta ngadepnya ke samping terus.
Mas Tukang poto: "Mas, ngadep sini mas."
Yuta masih aja mandang wajah ayu bona.
"MAS NGADEP RENE TO!" yuta masih plongo aja, sampe hampir ngeces tuh bibirnya.
oh mas e budeg
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
akhirnya karena saking sebelnya tuh mas tukang poto, diambil aja poto apa adanya.