Kini aku harus merelakan bahwa kita hanya tinggal kenangan yang mau tak mau harus kulupakan. Membiasakan diri tanpa kebiasaan yang (dulu) sering kita lakukan. Menghapus semua mimpi yang pernah kita tuliskan. Dan menyadari bahwa kau dan aku tak lagi berpasangan. Sulit memang melupakanmu apalagi jika di setiap sudut kamarku menyimpan indah namamu. Namun jika ku terus meratapi hanya menambah luka dalam hati. Aku tak pernah menyesal pernah mengenalmu namun yang ku sesali betapa bodohnya aku yang tak bisa melupakanmu sedangkan kau sudah bahagia dengan yang baru. Banyak yang berkata padaku sudahlah carilah gantinya saja. Namun hatiku tak bisa di bohongi aku masih merindukan "kita". Meski kini kita telah berbeda kau bersamanya disana dan aku disini bersama luka. Segala usaha telah ku coba,namun kenangan itu selalu datang sekuat aku mencoba melupakan. Akankah aku terus seperti ini,tersiksa oleh perasaanku sendiri. Lambat laun ku tersadar bahwa cinta yang begitu besar tak mampu membawamu kembali bersandar. Kini aku harus merelakan bahwa kita hanya tinggal kenangan yang tak akan lagi kembali meski hati ku masih menunggumu disini. Pergilah sayang temui kebahagiaanmu tak usah kau pedulikan aku. Akupun kan berusaha melupakan semua tentang kita dan kan ku teruskan hidupku meski kini aku tanpamu :')
Kritik sarannya gaes :) jgn lupa vote :3

KAMU SEDANG MEMBACA
Kita Satu Kata Yang Akan Kulupa
Short StorySekedar ungkapan hati yang telah terlukai