*AUTHOR'S P.O.V*
setelah mendapat dri reece.niall pun langsung memberitau drew kemudian mereka berjalan beriringan ke ruangan khusus.
Saat mereka masuk,mereka melihat reece yg sedang memainkan handphonenya
"Reece gimana keadaan Rain"tanya niall
"Dia lagi tidur dikamar"balas reece sambil meletakkan kembali handphonenya kesaku
"Tadi dia nangis gara gara ketemu lagi sama Matthew"tutur Reece
"Hah?,Matthew cinta pertamanya rain"tanya drew dan reece hanya mengganggukkan kepala sebagai tanda'ya'
"Trus sekarang keadaannha gimana"tanya drew lagi
"Tpi sih sempat nangis kenceng,trus gue peluk dan tiba tiba dia langsung tidur kyanya kecapean gara gara nangis"balas reece
"Yaudah kita biarin aj dia tidur dlu mending kita kekelas"ucap niall sambil beranjak dri sofa dan menuju kekelasnya diikuti kedua adiknya
Merekapun kembali kekelas masing masing dan mengikuti pelajaran kembali*RAIN'S P.O.V*
"Akh..gue dimana"ucapku pada diriku sendiri
Kini aku baru bangun dri tidurku.seiingatku aku tadi tidur dipelukan reece tapi kenapa tiba tiba disini,bodo amat lah.
Akupun melihat jam di pergelangan tangan kananku,ternyata sudah pukul 12.30 yg menandakan istirahat kedua.akupun segera merapikan diriku dan berjalan menuju kantin
Saat tiba dikantin aku sudah menemukan sahabatku serta ketiga saudaraku
"Hy All"sapaku sambil duduk disamping levi karena tinggal itu yg kosong
"Hy gimana keadaan lo udh mendingan"tanya reece sedangkanku hanya mengangkat sebelah alisku
"Tdi gue bilang sama mereka kalau lo lagi diuks bego"ucap reece lewat batin
"Ouh ok thx atas bantuannya ya"balasku tentu lewat batin juga
"Udh mendingan kok,thx ya reece udh ngijinin gue"balasku
Akupun segera memesan makanan,setelah makanan ku datang aku langsung menyantapnya hingga habis karena kebetulan aku sangat lapar sehabis menangis tdi
Kyanya sekarang gue harus jujur deh sama levi kalau gue ini elin
"Emm...lev bisa ngomong berdua bentar gk"tanyaku ragu dan dibalasnya dengan anggukan
"Tapi gk disini,ikut gue sekarang yuk"ucapku sambil menarik tangannya.aku membawa levi ke rooftops sekolah
"Lo kenal sama elin"tanyaku kulihat ia sempat tegang tanpa ia merileks kan tubuhnya kembali
"Ya sangat kenal emang knp"pernyataan sekaligus pertanyaan yg ia ucapkan
"Lo tau gak sebenarnya elin itu ad didekat lo"ucapku
"Lo serius,dimana dia sekarang"tanyanya sambil mengguncang bahuku
"Levi lepasih ih pusing gue"ucapku ia pun segera menghentikan guncangannya itu kemudian menatapku serius.ku ambil nafas dan kuhembuskan secara perlahan
"Elin ad di depan lo,dihadapan lo,org yg sering dipanggil nerd sama anak anak yg lain"ucapku dalam sekali nafas.ia menatapku tak percaya
"Lo...lo serius,di depan gue ini elin,elin sahabat masa kecil gue"tanyanya tak percaya
"Ia Matthew didepan Matthew ini elin,elin yg ninggalin Matthew tanpa alasan,elin yg udh buat Matthew jadi cowok yg dingin dan datar,maafin elin yg udh ninggalin Matthew"lirihku sambil menunduk tiba tiba aku merasakan dekapan hangat yg sejak lama ku rindukan.akupun menangis dipelukan Matthew atau Levi terserah kalian mau manggil dia apa
"Matthew bakal maafin elin asal elin ngasih tau alasan kenapa dulu elin ninggalin Matthew sendiri"ucapnya sambil terus mendekapku.ku tenangkan diriku terlebih dahulu kemudian kurenggangkan pelukannya dan menatap matanya
"Dlu elin ninggalin Matthew karena nyawa elin terancam,maka dari itu orgtua elin mindahin elin kelondon"jelasku kepadanya
"Elin seriuskan,elin gk bohong sama Matthew kan"tanyanya masih tak percaya
"Matthew tatapan mata elin ada gk kebohongan disana"tanyaku
"Gk"balasnya polos
"Udh ah mending kita kekantin lagi kasian yg lain pada nunggu"ucapku
"Yaudah ayo"balasnya,kemudian menggenggam tanganku lembut
Seperti biasa pasti dikoridor banyak yg membicarakankuAkh..kenapa coba levi harus pacaran sama tuh nerd yg jelas cantiknya dibawah gue
Ia gila tuh nerd gk kapok ap ya dia udh pernah dibully sama debby cs sampai rumah sakit
Gue gk percaya kalau tuh nerd pacar levi secara selera levi tuh yg kek gue
"Hy sayang"sapa Anna sambil melepaskan genggaman tangan kami.akupun hanya mendengus kesal,kemudian berjalan cepat menuju kantin
"Hei..sayang tungguin donk,masa pacarnya digodain sma valak nyamar jadi cabe cabean malah ditinggalin sih"rengek levi.murid yg melihat itupun tak percaya karena seorng levi cowok yg dingin tiba tiba merengek kepadaku yg notabennya hanya gadis nerd.aku yg mendengar rengekan levipun menahan tawaku agar tidak pecah
"Ish..kok malah tahan ketawa sih,bantuin donk sayang"ucapnya lagi sambil berusaha melepaskan rangkulan Anna
"Iya iya mukanya gk ush digituin juga,tambah jelek tau"ejekku
Akupun segera melepaskan tangan si cabe-cabean itu dengan kasar.
"Sayang kekantin sekarang yuk,kasian yg lain oada nungguin"ucap levi sambil menarik tanganku menjauh dri valak yg nyamar jadi cabe-cabean itu sedangkan dia hanya menatapku seperti tatapan ingin membunuh

KAMU SEDANG MEMBACA
ALL IS FAKE
Teen FictionApa jadinya jika seorang anak perempuan dri keluarga Horan menjadi seorang nerd demi mengawasi sekolah milik keluarganya yg akn menjadi miliknya... Di pun ingin mendapatkan real friend bukan fake fried bahkan untuk mencari seorang kekasih yg tulus m...