Pagi ini mood Reza sedang bagus ,karena dia merasa hari ini akan lebih menyenangkan.
Namun pagi itu ketika ia baru saja masuk kelas.pandangannya seakan tertuju pada suatu objek.
"Eh Zaaa lo udah dateng ternyata?rajin juga lo yaa"Adit yang baru datang menyapa Reza.namun Reza hanya diam dan tak menghiraukan sahabat barunya itu.
"Lo kenapa sih.."Reza masih diam.
"WOIIII lo lagi lihat apaan sih.dari tadi gue ngomong dicuwekin muluk"
"Ehh itu...anu..."Reza tersadar dari lamunannya."anu..anu..apaan sih emangnya,kalau ngomong yang jelas napa sih.bingung gue tau gak"Adit mencari-cari objek apa yang sebenarnya sedang diperhatikan Reza.sahabatnya itu.
" itu.. cewek yang lagi berdiri di pojok sana.Perasaan tuh cewek gue pernah liat deh.tapi dimana yaaa??"Reza mengingat-ingat kembali kapan ia pernah ketemu sama cewek itu.
"Ooooh ternyata lo liatin dia..kirain apaan.atau jangan jangan lo suka sama dia yaaaaaaa,??"Adit mencoba menggoda Reza.
"Apaan sih lo.bacot muluk dari tadi.gue cuma penasaraan kok,gak lebih"
"Ihhh sok jaim ni yeee,"kata Adit sambil menaik-naikkan alisnya.
"Ahh udahlah.gak usah dibahas,ribet ngomong ama lo.abaikan."kata Reza sambil berjalan ke arah kursi kosong di pojok belakang dan duduk disana.
"ehh Za tunggu dulu. kita gak duduk disana.tapi disitu."Adit menarik Reza ke tempat duduk mereka tepat di belakang Claretta dan Alysa.
Reza hanya mengikuti Adit yang duduk dibelakang Claretta dan Alysa.
Tak lama setelah itu bel masuk berbunyi dan pelajaran untuk hari itu pun di mulai.
********************************
Ketika jam istirahat.......
" Retta ke kantin yuk gue laper nih"ajak Alysa "gak ah gue mager nih. lagian gue gak laper Lys."
"Oh yaudah.gue duluan ya..byee"
"Hmmm..byee."Retta memilih untuk menelungkupkan wajahnya di atas meja.
"Za lo gak ke kantin?"tanya Adit.
"Gak Dit gue di kelas aja.capek."
"Yaudah.kalau gitu gue ke kantin dulu Za."Adit melangkah pergi meniggalkan Reza di kelas.
Kini di dalam kelas hanya tinggal Reza dan Claretta.
"Kamu gak keluar?ke kantin gitu??."Reza memulai pembicaraan.
Claretta mengangkat kepalanya.
"Hah!.apa?lo ngomong sama gue?"Retta membalikkan tubuhnya menghadap Reza.
"Loh kamuu?"Reza sedikit terkejut."perasaan aku pernah liat,tapi dimana ya?"Reza mencoba mengingat kembali.
"Ehh lo bukannya cowok yang gue tabrak waktu itu yaa."tanya Claretta.
"Ohh iyaaa ,itu kamu?. ternyata kita sekelas .kok bisa kebetulan ya?"kata Reza.
Mereka tidak tau apakah ini hanya kebetulan.atau ini adalah takdir yang suatu saat akan mengubah hidup mereka.
"Kenalin nama aku Reza Rhadika Alvaro.kamu bisa panggil aku Reza."sambil mengulurkan tangannya.
"Gue Claretta Adara kenward.lo bisa panggil gue Claretta atau Retta."ngomongnya pake gue lo aja,biar nyantai.
"Owh.oke deh."kata Reza sepakat.
"Sorry buat kejadian hari itu.gue gak sengaja."Retta meminta maaf atas kejadian kemarin.
"Ahh gak pa pa.santai aja.lagian hari itu gue buru- buru jadi gak liat juga."Reza mencoba membuat suasana agar tidak kaku.
"Hmmm..lo kenapa pindah?"kata Retta mencoba beralih topik.
"Oh itu..mama gue ada urusan bisnis,jadi gue ngikutin mama kesini."jawab Reza.
"Owwh.gituuu." Retta ber-oh.
Mereka menghabiskan waktu istirahat dengan berbincang-bincang.
Mulai hari itu kisah mereka dimulai.
##########################
CUAP AUTHOR
Haiiiii ..ketemu lagi nih di cerita aku Don't forget me.
Maaf ya karena masih banyak typo-nya.tetap baca terus yaaa Don't Forget Me.jangan lupa buat nge vote dan coment cerita aku.
Buat yang mau kasih saran juga boleeeh.
Ajak juga teman kalian buat baca cerita aku yaaa:v))
Insya allah next part aku double update deh..
Kalau aku gak sibuk sih....
Dahhh...segitu dulu yaaa..
Sampai ketemu di Next Part yaa..
KAMU SEDANG MEMBACA
Don't Forget Me(slow Update)
Novela JuvenilTentang sebuah penyesalan Seseorang yang menyesal karena telah menyia-nyiakan. Yang pada akhirnya harus rela melepaskan.
