eps 3

8 0 0
                                    

~eunrin pov~

Ruangan ini begitu kacau, aku memutuskan untuk membersihkannya, saat aku akan merapikan nakas, iseng iseng aku membuka laci kecil, terdapat selembar kertas didalamnya aku mulai membuka dan membacanya

'To eunrin
Malaikat baik kutitipkan dia padamu, tolong jaga dia, jangan sampai dia terluka, bersedih dan kesepian, karna bahagiaku ketika dapat melihatnya tertawa
From mingyu'

Tanpa sadar air mataku berjatuhan, membasahi pipiku, aku ingat Kim Mingyu kemana kau?...

Aku menghapus air mataku kasar dan menggambil blazers yang tergantung di kamar lalu berjalan keluar rumah menuju rumah angel
   
    Sesampainya dirumah angel aku disamput oleh angel sendiri " angel dimana Mingyu?" Tanyaku to the point "Mingyu??, kau mengingatnya eunrin?!" Katanya antusias sambil menggoncangkan bahuku "ya aku ingat, katakan dimana dia?" "di kembali ke korea.." wajahnya berubah 180 derajat "korea?, kenapa?!" Tanyaku lagi tidak percaya "aku tidak tau" jawabnya singkat "baiklah terima kasih" aku segera keluar dari tempat itu berlari menuju apartment, mengemasih seluruh barangku dan istirahat
  
     Keesokannya aku bangun lebih pagi dan membawa semua barangku menuju taksi dan melaju cepat menuju bandara, aku sangat berharap aku bisa bertemu dengan Mingyu
Dengan terburu buru aku memasuki pesawat dan terbang menuju korea

Membutuhkan waktu hampir 3 jam untuk sampai ke korea hingga membuatku tertidur didalam pesawat

      Sesampainya di korea aku segera menuju rumah appa dan eomma yang dapat dibilang cukup besar, memasuki rumah itu serasa memasuki rumah baru, memang sudah 3 tahun aku tidak berada di rumah, bagiku semua ini adalah hal baru, appa dan eomma tampak sangat merindukanku, bahkan eomma sampai menangis melihatku..., aku benar benar merindukan mereka berdua

    Setelah itu aku memasuki kamar yang aku gunakan waktu masih berada dikorea, ruangan itu tidak jauh berbeda dengan apartement di amerika, memiliki balkon yang hanya dibatasi kaca yang besar, sungguh aku sangat merindukan tempat ini, karena begitu lelah aku segera tidur dan memasuki alam mimpi, eomma membangunkanku untuk makan malam bersama.

do you remember me?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang