Dam dam dam
Dalam keheningan malam tak berbintang
Terdengar suara sayup dari bilik cakrawala
Kelam, dalam, seram
Tiada satu yang menoleh pada panggilan alam
Muram, geram, dia terdiam
Dia tertunduk saat gema cacian menusuk dalam irama kematian
Akankah ini menjadi akhir bagi penantian?
Mungkin iya
Mungkin juga tidak
Dalam hening dia bergeming
Kala riuh kian gemuruh
Semangatnya tak jua luruh
Haduh
Irama mencekam nan kian mencekik
Teruslah merangkak hai orang picik
Tak rela raga ini menopang
Tak sudi jiwa ini mengekang
Cih
Biar biarlah
Biarkan dia tetap pada pendirian kokohnya
Biarkan semesta yang mengokang nuraniya
Agar dirinya semakin sadar kalau bukan hanya dikau yang teraniaya
Lihatlah
Lihatlah semesta mulai berandil
Semesta bertindak dalam mengadil
Halah
Apa mau kita kata
Dalam hatinya hanyalah kuasa
