DuaSembilan

64 6 0
                                    

Dengan perlahan-lahan Yoongi memasuki sebuah gudang tua yang kotor itu.

Rachel POV



Tuhan tolong aku lepaskanlah aku dari ini semua, aku menyayangi Yoongi tetapi aku tidak ingin merasakan sakit seperti ini.

Perlahan airmata Rachel menetes membasahi pipi putihnya yang kini rada kotor akibat debu.

Wajah Rachel penuh dengan luka lebam akibat tamparan Salsha dan Rose, rambutnya yang di awal ia mengikatnya tinggi dan membiarkan poninya menutupi wajahnya dan sekarang menjadi berantakan.

"Oh kau bisa menangis juga eoh"Ucap Rose yang entah kapan ia datang

"Sepertinya kelinci manisku kelelahan, huh kasian sekali"Ucap Salsha mengusap pipi Rachel dan tersenyum evil

Dengan cepat wajah rachel menolak tangan Salsha dan menoleh kekanan.

"Hari ini kita bermain apa yaa"Ucap Rose berpura-pura befikir

"Wah sepertinya ada botol soju disana"Ucap Salsha menghampiri botol soju yang sudah pecah

Rachel membulatkan matanya, entah apa yang akan diperbuat oleh kedua setan terlaknat ini kepadaku.

Bertahanlah Rachel kau harus melawannya.

"kajja, kita mulai"Ucap Salsha dengan senyum evilnya dan memegang pecahan botol sojuditangannya.

"Tidaakkk lepaskaaannn!Paboyaa!"Teriak Rachel

"Apa kau bilang?hmmm paboya ne?"Ucap Rose mendekatkan wajahnya kewajah Rachel

"Bagaimana ya kalau pecahan botol ini bisa membuat wajahmu ini menjadi rusak"Ucap Salsha memandangi pecahan botol soju yang ia pegang

"aku akan membalaskan dendamku pada tahun lalu akibat perlakuanmu Kim Rachel"Ucap Rose menekankan perkataannya

"Yakk kau siapa?aku tidak mengenalmu eoh"Teriak Rachel

"Oh tidak mengenalku, apa kau ingat?kau dan temanmu sudah membullyku sampai aku keluar dari sekolah"Ucap Rose

"Kau?"

"Wae?Aku pindah sekolah karen tidak tahan oleh perlakuanmu dulu eoh, kau membullyku habis-habisan didepan para siswa dan tertawa diatas penderitaanku"Ucap Rose Menunduk

"Aku mengoperasi wajahku dan mengganti namaku hanya untuk mencarimu dan temanmu Rachel. Tetapi semuanya tidak siasia!Mangsaku sudah didepan yaitu kau!Kau harus merasakannya"Ucap Rose memberikan senyum smirknya

"Ani, aku membullymu karna kau sudah seenaknya membully Orang lain yang tidak bersalah"Ucap Rachel

Rachel memang tidak menangis, ia masih berani melawan kedua Yeoja itu.

"sudahlah Rachel-ah!itu semua sudah berlalu, sudah saatnya kau mati ditangan kami"Ucap Rose

Perlahan Salsha menghampiri Rachel yang masih terikat, memberontak.
Menempelkan botol Soju tepat kewajah Rachel.

Mata Rachel terpejam berdoa agar selesai dari penderitaan ini.

Rachel hanya pasrah, jika memang ini sudah saatnya aku mati ditangan mereka aku hanya ingin melihat Appa-Eomma dan Oppa Jin. Yoongi?yak aku sangat mencintainya. Saranghae Yoongi

Tangan Salsha melayangkan pecahan botol soju itu.

Brakkk....

"Hentikaann!"Teriak seseorang Namja yang berada diambang pintu

aku menoleh kesumber suara tersebut bergitu juga dengan Salsha dan Rose.

"Yoongi?bagaimana?ahh"Ucap Salsha melempar pecahan botol soju asal

"Salsha-ah!Apa yang kau lakukan semua ini?kau benar-benar menjijikan. Selama ini kau menjadi seorang peneror dan pembunuh"Ucap Yoongi Emosi

"Tap...tapi ini bukan seperti yang kau lihat Yoongi-ah"Ucap Salsha terbata-bata

"mau beralasan seperti apalagi eoh?Kau sudah membuatku malu!masalah kau itu denganku bukan dengan Rachel"

kini Yoongi menatap Rachel kasihan, emosi Yoongi memuncak, ingin sekali ia memberikan pelajaran kepada Salsha. Tetapi Yoongi masih memandang salsha perempuan.

kini Salsha sendiri. Rose?yak sepertinya ia takut melihat Yoongi marah dan lari keluar.

"Yoongi-ah aku seperti ini karena aku sangat mencintaimu aku tidak ingin kau dimiliki oleh orang lain'Ucap Salsha menangis

"Paboya!Paboya Salsha!aku sudah sangat kecewa atas perlakuanmu dulu!"Ucap Yoongi.

Salsha berlutut dikaki Yoongi, kali ini Salsha dikalahkan dengan airmatanya. ia menangis dibawa Yoongi

Dengan cepat Yoongi melepaskan genggaman tangan Salsha dikakinya.

"oppa"lirih Rachel

"Rachel-ah bertahanlah"Ucap Yoongi panik

"Apa kami telat?sepertinya tersangkanya menghilang satu dan ingin melarikan diri"Ucap Jennie memegang tangan Rose begitu juga dengan lisa.

Rose memberontak seperti sapi yang ingi disembelih.
Meminta pertolongan dengan Jeon?tetapi Jeon hanya diam memandangi Rose seperti tidak mengenalnya.

"Oppaaa"Teriak Rachel, oh tidak kali ini suara Rachel seperti serak dan kehabisan suara.

jin berlari menghampiri Rachel membuka tali ikatan Dan memeluk sang adiknya.

"Aku takut oppa takut"Kali ini Tangis Rachel pecah didada bidang milik Jin

"Gwenchana Rachel-ah aku disini"Ucap Jin memeluk Rachel erat

"Kau harus menanggung semuanya Salsha!"geram Yoongi

"Aku akan menanggungnya, bahkan aku akan mati tetapi kau juga harus ikut mati Yoongi"Ucap Salsha dengan senyum smirknya.

"Kau gila Salsha!"Teriak Yoongi

"Yak aku memang gilaa, gila karna mu sayang hahaha"Salsha tertawa seperti orang tidak waras

salsha mengambil sebuah pisau dari kantongnya, mendekati Yoongi dan memegang pisau ditangannya.

"Yakk apa yang kau lakukan?hentikan"Ucap Yoongi berjalan mundur dan kini ia sudah berada dipojok terhimpit sebuah tembok.

"Kau juga harus mati Yoongi"Ucap Salsha melayangkan sebuah pisau yang nyari mengenai perut Yoongi

GREPPP...

"aww"















































TBC

Saranghae(sg)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang