Sebenarnya kucukup tau diri. Ini salah. Terkadang hati dan pikiran tak singkron. Dikala kau jauh dari pandangan pikiranku bertindak. Namun, dikala kau berada dekat dri pandanganku, semua hal-hal yang kuanggap sebagai pantangan sirna seketika. Semua luluh. Sialnya aku hanya bisa mengumpat dalam hati. Bertemu, kenalan, akrab, saling memberi koneksi, namun akhirnya kosong. Kenapa Tuhan selalu saja mengujiku dengan perasaan sial ini? Jujur kukatakan. Aku lelah!! Jika boleh kumeminta, jadikan aku seorang yang tidak lagi memiliki rasa cinta, kecuali untuk orang tuaku dan keluargaku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Life Notes
PoetryIni hanya kisah hidupku yang hanya mampu kuungkapkan dalam beberapa untaian kata yang kurangkai dari hatiku