4

24 6 0
                                    

Niara satu per satu mulai menuruni tangga menuju ke ruang tengah,saat sudah sampai Niara lalu duduk di sofa.

"Cucu Omma sampe kapan,kok ngga nemuin Omma dulu?" Tanya Liona,saat menyadari bahwa cucunya sudah sampai.

"Ahh, Omma. Tadi sampe sini yang lain pada ngga tau dimana,cuma ketemu Mommy. terus langsung ke kamar buat mandi sama sholat." Jawab Niara sambil menyalami tangan Ommanya

"Hei,sepupu." Sapa Reta

Tak ada tanggapan dari Niara yang ada hanya suara deheman.

"kamu tu kalo lagi badmood sama siapa aja kek gitu. kalo ditanyain cuma jawab pake deheman, yang lebih sopan sedikit lah. ngga gitu caranya." daddy Niara berbicara dengan tegas kepada putrinya karena sudah saking seringnya putrinya seperti itu.

Niara menanggapi ucapan Daddy-nya dengan senyuman tanpa dosa.

"Ra,lo tadi dianter ama Zira yaa?" Tanya Reta yang membuat hati Niara tak karu - karuan.

"Iya,emang kenapa?" Tanya niara balik.

"Ngga papa sih cuma tanya,tadi tu temen gue ada yang lihat lo sama Zira pas lagi makan. Terus gue nganggp Zira nganter lo dan Binggo! Dugaan gue bener." Jelas Reta.

---

@Baghaskara Senior HIgh School

"Laah Ra, lo cuma cuma sehari doang di Lembang?" Tanya Jenny saat melihat Niara masuk ke kelas.

"Iya lah,terus mau berapa hari gue di lembang? Bosen gue di sana." Jawab Niara sambil menaruh tasnya di meja.

"Lo kemaren di tembak Zira ya?" Tanya Suzy hati - hati,sontak Niara langsung berbalik badan menuju Suzy.

"Lo kata siapa?" Niara bertanya dengan bingung

"Kemaren tuh biasa si biang gosip,nyebarin berita kek gitu." Jawab Jiyeon

"Tapi bener ngga sih,Ra? Ngomong aja deh daripada kita penasaran kek gini. Mau tanya Zira ngga enak kitanya. Kalo ngga mau percaya sama tuh gosip kayaknya ngga mungkin deh,soalnya gosip dari dia tu hampir  99,99% akurat" Lisa ikut bertanya.

Niara menghembuskan napas lalu menjawab semua pertanyaan temannya "Emang ia,pas otw ke Lembang Zira nembak gue,tapi sampe sekarang gue belum njawab ke dia." 

"Lo nggantung Zira?"  Tanya Suzy

"Bisa lo bilang gitu deh."

---

@Canteen 

Suasana di Canteen saat WG datang langsung seketika ribut,ngga ada tenang - tenangnya sama sekali. Sepertinya mereka menginginkan suatu jawaban dari Niara. dan saat WG datang bersamaan juga dengan datangnya Suzuran.

"Gue mesti gimana?" Adu Niara saat sudah mendapat bangku. 

"Tinggal njawab aja, lo mau apa ngga. Daripada lo nggantung Zira" Ujar Jenny sambil mengelus kepala Niara yang sudah tergeletak di meja. Tiba - tiba iPhone Niara bergetar,ternyata ada chat masuk dan dari Zira.

Niara bingung harus dibuka atau tidak 

LINE

Zira James

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 28, 2017 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Can't feel my face when with youTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang