Cerita singkat, lebih tepatnya. Tapi aku ingin menulis agak panjang kali ini. Karena ini adalah satu satunya rasa yang ada dari cerita yang nyata, karena perasaan kepada yang lainnya hanya dalam hayal dan berakhir harap yang tak dapat ku hingga. Dan cerita ini pun berakhir dengan mati seketika. Kenapa, karena.
Aku sering berharap dan berdoa, ingin merasakan dekat dengan seorang laki laki seperti teman temanku selama masa remaja ku. Dan tiba tiba, kamu datang.
Tanpa usaha keras yang biasa aku lakukan dan tak pernah ada hasil, aku bisa mendapatkan harapanku tentang kisah yang aku inginkan. Seorang pemimpi yang menerima imajinasiku, lalu bergabung di dalamnya. Tulisan tulisan klasik yang dia tulis dengan kata katanya yang kadang melankolis, aku suka. Hingga kini, aku selalu bertanya tanya apakah tulisan tulisan itu tertuju kepada seseorang atau tidak.
satu satunya memori di fase ini. Dan ada juga hal konyol yang membuat aku membenci.
dan ini hanyalah sesuatu yang sebenarnya telah lalu, dan sebenarnya aku tidak lagi terlalu peduli.
Jika aku mungkin telah menunjukan sedikit pandangan dari dunia, kamu juga menunjukkan ku sedikit tentang rasa, dan bagaimana aku menyikapinya.
jika orang orang pada masa ini bersama karena saling mencintai seperti kamu dengannya, kita pernah bersama karena saling membutuhkan.
sekian dan terimakasih.

KAMU SEDANG MEMBACA
The unspoken
PoetryUntuk orang-orang yang pernah atau bahkan selalu melengkapi kepingan kosong dalam fase hidupku