I Miss You

33 2 0
                                    

Jam dinding menunjukkan pukul 06.00 sore. Dan kini alarm ponselnya Rere berbunyi menandakan notifikasi, Rere membulatkan matanya.

"Yaampun! Hari ini kan ulangtahunnya Bella!"
Rere langsung bergegas mandi, ganti pakaian dan tidak lupa mengambil sebuah kotak segiempat yang cukup besar dengan gambar HelloKitty sebagai pembungkusnya.

Kini, Rere sudah berada disebuah Cafe tempat favorit Rere dan Bella sering bertemu dan mengobrol.
Hampir 30 menit berlalu, tapi Bella tak kunjung menemuinya.

"Kemarin katanya janjian jam 07.00 sekarang sudah jam berapa? Awas sampai loe datang telat bakal gue rontokkan semua rambut panjangmu itu satu persatu Bella!"
Rere mengumpat sendiri.

**

"Pah, mah .. Bella sangat senang kalian ada disini. Ulangtahun Bella terasa lengkap karena kehadiran Papa dan Mama"

"Tentu sayang"
Ucap Nyonya Widya kepada anak tunggalnya tersebut

"Selamat ya Bella, sekarang kamu sudah dewasa dan tumbuh jadi anak Papa yang cantik. Semoga panjang umur dan sehat selalu"
Tuan Haris menambahi

Mereka bertiga langsung berpelukan layakanya adegan Teletubies.

Tringgg

Sebuah notifikasi pesan masuk diponselnya Bella.

Rere :
Bell,gue udah ada dicafe biasa. Loe bakal dateng kan? Loe gak lagi mempermainkan gue kan? Loe tau kan gue gak suka menunggu lama. Cepet bales pesan gue atau ucapkan selamat tinggal pada boneka beruang madu kesukaan loe.

"Kenapa dia memberitahu kalo akan memberikan kado sebuah boneka beruang? Bukan kejutan namanya😑"

Langsung saja Bella membalas pesan Rere dengan cepat.

**

Tringgg

Notifikasi pesan masuk keponsel Rere.

Bella Princess :
Maaf Re, sepertinya aku harus menunda acara perayaan kita. Karena orangtuaku sedang ada dirumah untuk merayakan ultahku bersama. Temui aku besok saja waktu disekolah ya!
Dan terima kasih atas boneka beruangnya. Aku menyayangimu

Rere merasa sedikit risih dengan kalimat Bella yang terakhir.

"Iiiihhh, apaan-apaan dia? Memangnya gue kekasihnya atau apanya? Menggelikan!"

Langit semakin gelap, bintang-bintang yang bersinar kini mulai memudar dibalik mendungnya awan. Mungkin sebentar lagi akan turun hujan. Rere semakin mempercepat langkah kakinya menuju rumah dengan raut wajah yang kecewa. Pasalnya hari ini Rere sangat antusias untuk merayakan hari ultangtahunnya Bella di Cafe tempat favorit mereka. Meski sedikit kecewa, Rere juga bersyukur karena kehadiran orangtua Bella yang ikut merayakannya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 29, 2018 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Rere (COMPLETED) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang