Hati Kecil

22 6 0
                                    

Hati yang kecil

Seberapa kecil itu?

Oh, mungkin anak anak mipa ujung bisa jawab pake satuan dari besaran turunan yang pokoknya ada akhiran pangkatnya.

Malah mungkin mereka protes besar besaran, karena hati yang tercentak penuh warna di buku tebal itu bilangnya hati itu besar.

Sebesar sepatu pemiliknya jelas tertera dalam soal.

Namun,
ini bukan soal hati yang ada di bab organ pencernaan.

Ini soal hati (nurani),
yang ada di dalam setiap insan.

Soal hati yang lembut,
tak tahu menahu apa bentuknya.

Soal hati yang dalam,
tak tahu menahu seberapa dalam.

Hati yang jujur, tak pernah ia berdusta pada pemiliknya.

Hati Nurani

"Hati kecil ku berkata,"
Oh, hati bisa berkata

Tapi mengapa kau tak pernah berbicara sesuai hati yang meraung?

"Aku paham isi hati mu"
Oh, hati bisa dipahami

Berarti kau bukan hatiku,
Kau tak bisa ku pahami

~ ~ ~ ~ ~

"Woi Elang!"

Kicring! Ironman kecil mendarat di pangkuan idola sekolah yang selebor.

"Dih canggih dah lu, ini kan kunci motor gue"

"Lu tukang parkir yak?! Motor banyak banget, enak aja lagi main tinggal tinggal kuncinya sembarangan"

"Yaaa maklum ajalah yaa" jari jarinya menari bersama ironman kecil agar tertutup groginya,

"Lu temuin ini dimana?"

"Nami yang temuin, trus katanya "PEA LU" dari dia"

"Ett wkwk namii namii"

"kenapa?"

"gapapa. Oh ya, nanti lu mau pulang bareng lagi ga?"

"Gausah lah, gaenak gue sama squad angkot gue"

"Halah sekali dua kali doang elah" mimik wajahnya naik turun menyebalkan, berusaha meyakinkan.

"Nanti deh, gue kasih tau lagi"

"Yaudah nanti gue chat lu yak, itung itung ini tuh hemat ongkos, ra"

"Iya iya" serunya sambil lalu.

Yang ditinggal tersenyum senang, tinjunya mengepal dan mengayun isyarat Yes! Sambil goyang bang jali.

*****


Atau karena kau terlalu dalam tertanam di hatiku,


Aku jadi tak bisa memahami mu,


Bahkan tidak bisa memahami diriku sendiri.

FiguranTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang