Chapter 6
*characters by Masashi Kishimoto*
*Story by Ryu_Rose*
Tuut........tuut.......tuut..........
Tuut........tuut.........tuut..........
Tuut......tuut..........tuut............
"hallo, tsunade ba-san?"tanya gadis yang baru saja meninggalkan bandara tokyo international.
"apa kau sudah sampai di jepang,hinata ?" tanya tsunade.
"iya,oba-san ada apa ?"
Tsunade menarik nafas panjang dan membuangnya perlahan sebelum bicara,"hinata,pesta yang diadakan keluarga sakura-"tsunade terdiam sesaat sebelum melanjutkan ucapannya,"berakhir dengan buruk,bahkan sangat sangat buruk."
"apa maksudmu,oba-san ?"tanya hinata yang perasaannya mulai tidak enak.
"semalam ba-san mendapat telpon dari ayahmu,katanya semua orang yang ada di pesta itu meninggal,kecuali ayah sakura yang sekarang di rawat di rumah sakit."
"-"
"hinata ?"
"-"
"ba-basan hiks.......hiks........hiks........sa-sakura-chan hiks....,ba-bagaimana hiks.....de-dengannya,ba-basan hiks.....?"tanya hinata yang sudah menangis sesugukan.
"sebaiknya kau tanyakan saja pada ayahmu karna ayahmu lebih mengetahuinya di banding ba-san.mungkin ba-san juga akan menyusulmu ke jepan."
"-"
"sakura pasti baik-baik saja hinata,kita semua tahu kalau sakura gadis yang kuat."
"hiks......,i-iya ba-san,ta-tapi hiks......ke-kenapa hiks....ha-harus sa-sakura-chan la-lagi hiks......ba-basaaan !!!"ucap hinata dengan nada lemah dan miris.
Tsunade tidak tahu harus membalas ucapan hinata dengan apa,jadi dia memutuskan sambungan teleponnya dengan hinata.dia tahu seperti apa hubungan sakura dan hinata,selama mereka berdua tinggal bersamanya di paris,sakura dan hinata bukan hanya menjadi sahabat tapi juga sudah menjadi saudara.jadi wajar hinata seperti itu.
Hinata memanggil taksi yang ada di sana,memasukkan kopernya dan masuk ke taksi dan memberi tahu arah tujuannya "oji-san,antar saya ke kediaman hyuga".
di dalam taksi hinata berkata pada dirinya sendiri,"ke datanganku ke sini untuk memberi saki-chan kejutan,tapi justru aku yang mendapat kejutan," air mata hinata tak pernah hilang dari pelupuk matanya," semoga kau benar-benar baik-baik saja saki-chan." ucap hinata pelan.
Izumi yang kursi rodanya di dorong oleh sasuke masuk ke kamar rawat sakura di ikuti yang lainnya.mereka mendapati sakura duduk di ranjangnya sambil termenung dan melihat ke luar jendela kamar rawatnya.sakura menoleh saat izumi memanggil namanya,dan kaget mendapati banyak orang di kamar rawatnya.
Sakura terdiam sesaat sebelum dia berbicara,"apa...,kau mengenalku ?"tanyanya dengan nada lemah dan penuh harap.
"iya,aku mengenalmu-ah,maksudku kami semua mengenalmu,"jawab izumi,dan yang lain hanya diam dan membatin "kenapa izumi-ne bicara begitu ?ah,biarkan sajalah izumi-ne yang mengatasinya".
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DI ANTARA DENDAM (END) ✅
FanfictionApa yang akan kau pilih jika menjadi diriku ? cintamu ataukah dendammu. Rate M. Untuk pembaca yg masih di bawah umur mohon bijaklah dalam membaca.
