That Memory

117 12 2
                                    

Lisa!!
'
'
'
'
'
'
Lisa Pov

"Aish.... "ringisku sambil memegang kepalaku. Perlahan aku membuka mataku.

Sekarang aku telah berbaring di kasur. Ntah di kasur siapa. Yang pasti ku terbaring. Di kamar ntah siapa pemiliknya.
Aku teringat mengapa aku bisa terbaring di sini. Ya, aku pingsan. Aku juga melihat seputar film yang berjalan di kepalaku.

Anak itu...
Ya, ada 2 orang anak di situ. Sebenarnya siapa dia?

Ahh..
Tak perlu dipikirkan lagi .Toh aku tak peduli. Mungkin ini karena aku tak sarapan tadi pagi.

Lisa Pov End

Rose datang dan masuk ke dalam kamar di mana Lisa berbaring.

"Hoiii! Kau sudah bangun? Kau tau? Kau itu sangat merepotkan!Kenapa kau bisa seperti ini Lisa-ya? Kau sedang sakit? Atau kau tidak makan? Lihatlah kau kurus sekali! Kau tau tadi, wajahmu tiba-tiba pucat, dan tiba-tiba jatuh pingsan , seperti melihat hantu. Kau--" omel Rose

"Yak!!" jerit Lisa

"Dasar cerewet!"sambungnya

"hehehe.." kekeh Rose

"Hentikan cengiran bodohmu itu Rose" omel Lisa

"Apakah kau sudah baikan"tanya Rose

"Lumayanlah"jawab Lisa

"Ayo kita pulang. Kau pucat sekali. Aku tau kau belum sarapan." ucap Rose sembari membantu Lisa berdiri.

"Tapi apa tidak terlalu cepat kita pulang? Belum lagi aku bermain dengan anak-anak itu."balas Lisa

"Hoiii... Sudah 2 jam kau tertidur" ucap sinis Rose ,"Kajja , go to home, now!!"

"yayaya.."
'
'
'
"Imo , kami pulang dulu ya" ucap Rose

"ahhh... Cepat sekali. Padahal anak-anak itu ingin sekali bermain dengan Lisa..."balas imo

"hehe..tenang saja imo ,kami akan datang kembali dilain waktu"

"Baiklah. Lisa jagalah kesehatanmu , wajahmu pucat sekali."

"Oke Imo" balas Lisa

"Baiklah imo, sebelum kami pulang, kami ingin berpamitan dahulu dengan kurcaci" cengir Rose

"Mengapa tidak? Mari" jawab wanita tua itu sembari tertawa

Akhhh... Kepalaku sakit sekali. Apa karna tidak sarapan? Atau terlambat tidur? Tapi biasanya aku tidak sampai seperti ini. Akh..biarkanlah-- Lisa

"Hei para kurcaci!" ucap Rose memanggil anak-anak itu

Para kurcaci itu pun melihat dan mendekat ke arah Rose dan Lisa.

"Apa nuna baik-baik saja?" tanya anak kecil bernama Jisung

"hehe...tenanglah nuna baik-baik saja"jawab Lisa

"Apa benar?" tanya Juju

"Iya, jangan khawatir."balas Lisa

"Kurcaciku yang manis , sudah dulu ya. Sekarang aku dan Lisa mau pulang."

"Yah cepat sekali" lirih Tzuyu

"Kami belum bermain bersama nuna lho" ucap Dino

"Mmm..itu benar" ucap Sanha

"Kalau ada waktu, nanti kami akan kesini lagi kok." balas Lisa

"Iya, benar. Lihatlah Lisa dalam keadaan kurang baik."

"Baiklah.. Tapi berjanjilah, eoni akan bermain kesini lagi" ucap Juju

"Oke , kami berjanji" ucap Rose dan Lisa sembari tersenyum.

In TearsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang