Bagian 1

444 73 4
                                    

Pria itu menatap tajam pada sekertaris cantik nan sexy dihadapannya.
"Tidak tau malu..dasar jalang." umpatnya dalam hati

Sedangkan wanita dihadapannya tersenyum misterius melihat sang atasan menatap dirinya tajam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sedangkan wanita dihadapannya tersenyum misterius melihat sang atasan menatap dirinya tajam. Dengan percaya diri wanita itu berfikir bahwa pria dihadapannya itu sedang terpesona dan terangsang dengan keseksian tubuhnya, meskipun begitu wanita itu terus menundukkan kepalanya berpura-pura tidak mengetahui apapun yang malah terlihat lebih memuakkan.

Jungkook POV...

"Ehem.." dehemku agar wanita ini mengangkat kepalanya. Dan benar saja sesaat kemudian ia menatap tepat ke arah mataku.

"Nona Jung..sebenarnya apa tujuanmu datang kesini?" tanyaku tegas padanya dengan intonasi yang sedikit kunaikkan.

"Bekerja sebagai sekertaris anda tuan. Maaf bukankah bagian personalia telah menginformasikan hal ini kepada anda tuan?" jawabnya dengan mendesahkan suaranya.

"Aigoo..sejak kapan aku mempekerjakan jalang di perusahaan ku." pikirku.

"Jika anda datang kesini sebagai sekretaris mengapa cara berpakaian anda seperti jalang saat ini nona Jung?"

Ia tersentak akan teriakanku. Biarkan saja.

Aku tidak sebaik itu..
Untuk perduli.

"Maafkan saya tuan..saya benar-benar minta maaf, mohon jangan pecat saya tuan." ujurnya padaku dengan mata dan hidung memerah.

Ia pikir aku akan luluh??
Dalam mimpimu nona.

"Berhubung ini hari pertamamu bekerja, saya dapat menoleransinya. Tapi ingat jika kau melakukan kesalahan seperti ini lagi kau akan diblock list. Apa kau mengerti?."

"I-iya tuan.saya mengerti."

"Keluarlah."

Jungkook POV end..

***

Seorang gadis dengan semangat 45 berjalan menuju tempatnya bekerja. Ia tengah bahagia saat ini, mungkin karena lagi-lagi dia mendapatkan nilai terbaik dikelasnya.. Meskipun gadis itu terbiasa dengan nilai terbaik namun ia tidak pernah puas dengan hal itu. Terus dan terus berjuang untuk mendapatkan beasiswa untuk memasuki universitas terbaik tidak semudah membeli permen kapas ditoko dekat rumahnya.

 Terus dan terus berjuang untuk mendapatkan beasiswa untuk memasuki universitas terbaik tidak semudah membeli permen kapas ditoko dekat rumahnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Dahyun.
Gadis itu sebenarnya tak perlu berusaha keras untuk mendapatkan beasiswa masuk perguruan tinggi, ia juga tidak perlu bekerja untuk menghidupi dirinya. Ia terbilang cukup mampu melihat pekerjaan ayahnya sebagai pengacara ternama dan seorang ibu yang berprofesi sebagai dokter spesialis anak ternama di negri ini. Dahyun hanya tidak suka menggantungkan hidupnya pada orang lain, meski tak dapat dipungkiri bahwa ia masih bergantung pada orang tuanya. Kesimpulannya ia berusaha ingin hidup mandiri.

"Dahyun..tolong antarkan ini ke meja no 19 ya..aku buru-buru. Tolong aku, meja 19 jangan lupa.." teman bekerja Dahyun memberi nampan berisi cake red velvet dan black coffe dengan terburu-buru serta berjingkrak-jingkrak tak jelas membuat Dahyun bingung.

Saat mendapat kembali kesadarannya dengan cepat Dahyun menuju meja no 19 untuk mengantarkan pesanan pelangan.

"Maaf atas keterlambatan kami tuan." ucap Dahyun ramah

Mendapati lawan bicaranya tak memberi tanggapan dengan perlahan ia mendongakkan kepalanya.

Tampan batin Dahyun.

"Sekali lagi maaf atas keterlambatannya tuan. Selamat menikmati hidangannya. " dengan perlahan Dahyun undur diri mengabaikan pelanggan itu, yang menatapnya tajam tanpa berkedip.

Satu langkah

Dua langkah

Tiga langkah

"Siapa namamu?" tepat saat langkah ketiga pelanggan itu menanyakan sesuatu yang tak seharusnya ditanyakan.

Huh?

Pria ini gila atau sinting?

"Maaf tuan, itu privasi saya. Permisi"
Tersenyum kecil sebelum melangkah dengan cepat meninggalkan pria gila itu.




02/03/2018.







Vote






Dan










Saran








Diharuskan.






Terimakasih.

















#jungkook_wife
#suga_girlfriend
#affair_with_taehyung.

(^~^)






💞







사랑합니다..

❤❤



Salam~

Be Your Own SunshineTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang