[Completed] [WARN! MATURE CONTENT]
Bertemu dalam sebuah pernikahan dan dikenalkan oleh masing-masing kekasih mereka dalam satu waktu. Keduanya menjadi akrab sejak perkenalan itu walaupun masih adanya rasa canggung diantara mereka berdua. Namun, sebu...
Sudah 5 bulan kini aku menjalin hubungan dengan seseorang yang mulanya adalah temanku di kampus. Dia adalah pria yang mempunyai banyak kelebihan seperti tampan, bisa bernyanyi, memecahkan es, dan banyak lagi lainnya tapi ada satu kekurangannya yang sangat aku benci yaitu dia sangat suka menganggu orang lain, mau itu perempuan atau laki-laki.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jika itu perempuan, maka dia akan menggodanya atau sekedar melirik-liriknya secara terang-terangan, namun jika itu laki-laki, maka dia akan terlihat seperti membully mereka. Sebenarnya kekasihku ini termasuk most wanted di kampus dulu namun ternyata dia memilihku saat kami berdua lulus sebagai sarjana 5 bulan lalu.
Memilihku menjadi kekasihnya dan itu merupakan kenangan termanis yang aku ingat. Kenangan yang membuat semua orang menganga dengan apa yang dia lakukan disaat menyatakan cintanya padaku. Saat itu, dia menjadi perwakilan sebagai mahasiswa laki-laki di kampus. Sungguh aku sangat malu kala itu jika aku mengingatnya.
Sebentar, sepertinya aku belum mengenalkan diri, kalian bisa memanggilku Baekhyun dan aku adalah seorang karyawan dari salah satu perusahaan besar yang ada di sekitar kota New York, Amerika Serikat. Itu adalah perusahaan Modelling and Design terbesar di kota ini. Aku dulu mengambil jurusan design dan disinilah aku sekarang menjadi seorang perancang busana untuk model-model kelas atas.
Disini, aku memiliki seorang teman bernama Luhan yang juga merupakan seorang perancang busana bagi artis-artis atau model-model yang bernaung di perusahaan besar ini. Ruangan kami terletak bersebelahan dan membuat kami mudah untuk bertemu setiap kali memiliki waktu senggang.
Aku dan Luhan baru kenal sekitar 3 bulan setelah aku lulus kuliah. Kami bertemu ketika akan mengajukan lamaran pekerjaan di perusahaan ini. Saat itu aku tanpa sengaja mendorongnya hingga jatuh tersungkur disebelah tong sampah yang baunya sangat menyengat karena seseorang menabrakku dari belakang.
Semakin hari kami semakin dekat dan bahkan kami tinggal di apartemen yang sama dan pada lantai yang sama. aku sudah menganggapnya sebagai kakakku sendiri dan begitu juga sebaliknya.
8 pm, New York
Hari sudah sangat gelap namun pemandangan di kota New York masih sangat ramai dan terang serta kendaraan yang masih banyak berlalu lalang. Aku turun ke bawah bersama Luhan untuk keluar dari gedung dan menghirup udara dingin diluar.