[Completed] [WARN! MATURE CONTENT]
Bertemu dalam sebuah pernikahan dan dikenalkan oleh masing-masing kekasih mereka dalam satu waktu. Keduanya menjadi akrab sejak perkenalan itu walaupun masih adanya rasa canggung diantara mereka berdua. Namun, sebu...
Hari ini adalah akhir bulan. Mereka berempat sudah menentukan kapan mereka akan berangkat ketempat yang akan mereka kunjungi untuk melakukan double date yang sudah mereka rencanakan.
Hari ini juga, mereka datang ke Bandara John F. Kennedy untuk mencari jet pribadi milik chanyeol disana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Baekhyun sangat tertegun ketika chanyeol mengatakan bahwa dia akan membantu seorang pilot untuk menerbangkan jet miliknya karena co-pilot tidak bisa ikut untuk terbang dikarenakan sakit. Ingin sekali chanyeol mencari pengganti co-pilot namun semua pilot disana sangat sibuk. Untungnya dia bisa menerbangkan banyak alat transportasi seperti boat, jet, helikopter, mobil, motor, sepeda dan masih banyak lagi.
Chanyeol memang memiliki hobi travelling karena semua itu adalah tuntutan pekerjaannya yang membuatnya harus berkeliling dunia sekalipun untuk menemui client-nya dan juga dia memiliki banyak cabang perusahaan di seluruh dunia.
"kau yakin akan menerbangkannya?" tanya baekhyun.
"aku yakin, aku sudah pernah menerbangkan jet milikku kira-kira 15 kali dalam 2 tahun ini. Percayalah, kau akan aman, baekhyun. aku tidak akan membuatmu terluka." Baekhyun memeluk chanyeol erat.
"why did you hug me?" chanyeol bertanya ketika baekhyun sudah melepaskan pelukannya.
"hanya reflek, mungkin?" chanyeol terkekeh dan langsung memasuki kabin pilot sedangkan baekhyun langsung kembali ke belakang untuk duduk bersama kyungsoo dan sehun.
Chanyeol bertemu dengan sang pilot dan langsung mengambil tempat disamping pilot. Sang pilot tersenyum dan berdiri sejenak untuk memberikan hormatnya pada chanyeol.
"I'm so sorry about this uncomfortable, sir" ucap sang pilot.
"it's fine, Steven. Aku juga senang bisa menerbangkan jet lagi sejak 2 bulan terakhir. Tolong jangan menjadikan ini sebagai beban. Anggap saja aku adalah partner-mu disini."
"thank you, sir" steven langsung duduk dan mengambil posisi untuk siap menerbangkan jet.
Chanyeol mengambil alih microphone dan mengucapkan beberapa kalimat untuk 3 penumpangnya dan beberapa pramugari yang ada didalam sini.
'good afternoon, disini aku mengambil alih microphone dari kapten untuk mengumumkan beberapa hal untuk kalian semua. Tolong untuk semua orang yang berada di jet ini untuk memakai seatbelt agar kalian aman dari goncangan yang mungkin terjadi saat lepas landas, thank you.'