Goresan pena yang berujung

126 0 0
                                    


kutuliskan awal pertemuan kita pada sehelai kertas
kuceritakan padanya tentang pertemuan kita yang tak disengaja
sampai akhirnya kita berpisah karena tak saling mengenal
kau kembali datang sebagai sosok yang lain
"Ivai" itulah nama yang pertama kali kau sebutkan
mungkin, kau datang disaat yang tepat
sehingga kita memutuskan untuk berkenalan lebih dekat.
Dulu, aku tak pernah berpikir untuk berkenalan lebih dekat denganmu
Aku takut untuk memulainya...
takut pegharapanku akan sia-sia seperti yang sebelumnya..
aku hanya berharap pada-Nya ketika memang ini yang terbaik
yang Ia tuliskan untuk aku hambanya-Nya
waktu pun terus berlalu,
terlalu banyak goresan pena yang sulit aku ceritakan saat ini,
mungkin akan menghabiskan beribu catatan diberanda.
ini hanya sebagai pengingat saja ketika aku memang sedang rindu
rindu pada kenangan yang telah digoreskan...
Hari ini, goresan pena itu mulai berujung
dan mulai tampak..
goresan pena itu akan berujung pada kertas yang berbeda
kita akan memulainya kembali dan menutp lembaran yang dulu...
memulai dengan status yang baru,
yang mengharuskan kita bersama sampai akhir hayat.
semoga pengharapanku selama ini tak sia-sia
semoga Allah selalu meridhoi perjalanan kita ini
dan semoga semuanya akan baik-baik saja :)
04082014

Kumpulan puisiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang