one

143 5 0
                                    

Buat ku pendidikan adalah segalanya. Dah segala sesuatu yang bisa aku baca dan menambah ilmu pengetahuan otak ku, selalu ku lahap.
Mulai dari buku pintar, sampai kamus bahasa indonesia. Aku sih sip, sip aja!
__________________________________

Tuhan menunjukan kebesaran hati dengan memberikan nafas panjang padanya untuk lepas dari kanker itu sesaat

Perjuangan keke melawan kanker membuahkan hasil, walaupun keke terlepas dari kanker ganas itu tidak lama, kanker itu kembali lagi. Dan mulai berada di tubuh keke, tidak seperti sebelumnya. Keke terkena kanker ganas itu menjadi lebih parah.

Mulai tumbuh seperti gumpalan sebesar buah kelapa.
Keke mulai bertanya mengapa di wajahnya mulai tumbuh gumpalan sebesar buah kelapa.

Apakah ini sebuah pernyataan yang sesungguh nya?. Aku mulai merasa ada yang tidak benar. Namun aku tidak ingin berpikir apapun, karena sesungguhnya aku lebih tahu apa yang terjadi pada tubuhku. Rasa sakit pada hidungku mulai terasa menghambat pernafasanku namun aku hanya bisa bertahan untuk membuat diriku seolah tidak sakit, aku akan buktikan kalau apa yang ayah katakan benar.

Olahraga volly

Saat aku dan sahabat"ku sedang bermain volly. Dan ketika aku lagi memainkan volly itu....

"Ke loe mimisan...!" Ujar chika yang satu tim dengan ku

Aku terkejut dan tak meyadari, hidungku kulai mengeluarkan darah segar. Dan aku pun berlari menuju toilet untuk membersihkan serta meredakan mimisan ini. Untuk sesaat aku hanya bisa duduk dan beristirahat di ruang unit kesehatan siswa. Hingga menunggu mobil jemputan ayah yang telah diberitahukan oleh walikelas akan menjemputku di sekolah.

Air mata itu telah ada..
Suatu ketika dihari yang tak pernah aku duga. Ketika aku mulai merasa ada hal lain yang datang paa hidupku.
Kakak kiki pulang dengan keadaan malu untuk dilihat wajahnya mirip sekali dengan ikan mas aku sempat membuat lelucon akan sakit mata yang dialami oleh kakak ku.
Setelah ayah memberikan obat sakit mata kepada kakak keadaanya pun mulai berangsur-angsur membaik beberapa hari kemudian penyakit ini mulai hilang dari wajahnya
___________________________________
Namun ketika aku bangun di pagi hari...
Aku mulai merasakan keperihan dibagian mataku.
Aku pun langsung bangun dari tempat tidurku, dan aku langsung berkaca di cermin lemariku.

"Astaga!!mataku memerah, dan mulai membengkak, apakah aku tertular penyakit mata dari kakak ku?"

Mungkin, ini terjadi karena aku dikutuk oleh kak kiki,akibat dari ejekan saat itu?

Rasanya malu sekali untuk sarapan pagi bersama papah dan kak kiki.
Bila kak kiki melihat wajahku.
Dan aku pun memberanikan diri untuk turun kebawah, dan sarapan bersama papah dan kakak ku.
Saat aku duduk di meja makan, aku hanya tertunduk malu,hingga ayahku bertanya.

"Ke, mata keke kok merah.? Keke sakit? Kalau keke sakit, keke nggak usah sekolah, kita kerumah sakit aja y ke" ujar ayahku

"g pah, keke nggak apa-apa, lagian ini cuman penyakit mata aja, nanti dikasih obat sakit mata juga hilang"

Untung saja kak kiki sibuk makan.
Setelah sarapan selesai, aku oun berangkat ke sekolah
_________________________________
Nampaknya gosip kutukan bila meledek orang yang sakit mata cukup ampuh membuat teman-temanku diam. Namun aku malu untuk bertemu andi pacarku. Untung hari ini dia berhalangan hadir
Aku masih sempat mengikuti pelajaran, aku hanya menutupi wajahku dengan tisue hingga teman sebangku ku chika bertanya...

"Napa loe ke..?" Tanya chika

"Mata gw kena tepa kiki...aduh malu deh.!" Ujarku

"Ah sebodo amat, PD aja kali. Lagian bukan hal yang yidak biasa kok. Kemarin kan sempet heboh-heboh di kelas sebelah juga ada yang kena"

"Ouh y, kok aku nggak tau y"

Lanjut part yang two y...
Jangan lupa vote&koment nya :)

small letter to goodTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang