"Hati-hati dijalan ya Naru. Jangan mengebut membawa mobilnya.'' Ucap sosok wanita paruh baya bersurai merah yang masih tampak cantik sembari memeluk sang anak yang akan pergi dengan Shion, gadis yang dijodohkan dengannya.
"Aku hanya pergi sebentar Kaa-San, kenapa memelukku seperti ini. " Jawab Naruto dengan memanyunkan bibirnya.
"Iya iya maafkan Kaa-San." Kushina melepaskan pelukannya lalu mengelus puncak kepala putranya itu.
"Senangkan kekasihmu itu ya Naru. Awas kalau kau sampai mengecewakannya.'' Ujar Kushina dengan tegas dengan menatap tajam putranya.
''...'' Naruto merengut tanpa merespon Kaasannya.
''Baa-San, kami pergi ya?'' Ucap Shion dengan tersenyum dan menggandeng lengan Naruto menuju keluar.
Kushina tersenyum melihat putranya dan Shion sudah dekat. Rencananya berhasil. Apa yang diharapkannya terjadi juga.
"Tersenyumlah Naruto-Kun. Kau tidak menikmati kencan pertama kita." Naruto mengerucutkan bibirnya.
Wajah dingin itu semakin dingin saat Shion mengajaknya paksa ke sebuah restoran ramen.
"Aku sudah bilang kalau aku tak mau. Tapi kau memaksa.'' Balas Naruto sengit.
Gadis bersurai pirang itu memandang Naruto. ''Bersikaplah manis, Naruto-Kun. Nanti Kaa-Sanmu akan marah loh." Ucap Shion yang membuat Naruto meremas tangannya emosi.
"Kaa-Sanku tak akan tau jika kau tak memaksa.'' Shion memegang tangan Naruto.
"Aku merasa kau akan tampan jika kau tersenyum, nikmatilah kencan kita, Naruto-Kun." Ucap Shion dengan nada merayu. Naruto menghela nafasnya kasar. Batinnya menjerit ingin bebas dari makhluk menyebalkan dan pemaksa ini.
Jika bukan karena Kaa-Sannya, ia tak akan mau berduaan dengan Shion. Ia masih mencintai Hinata. Hanya Hinata dan tetap Hinata.
Shion sangat menikmati acara makan malamnya dengan Naruto, tapi secara tidak sengaja Shion menatap seseorang yang baru memasuki restoran.
Sebenarnya, pria itu terlihat seperti pria biasa. Tapi ada satu hal yang membuatnya terlihat mengejutkan.
Surai merahnya.
Sontak Shion lantas membelalakkan matanya. Ia mengenalnya dengan baik. Shion lantas berdiri dari duduknya tiba-tiba.
''Mau kemana kau?'' Tanya Naruto.
''Umm, a-aku mau ke toilet dulu Naruto-Kun.'' Shion lantas berlari membuat Naruto mengendikkan bahunya.
''Gadis aneh.'' Batin Naruto.
Shion yang berlari tiba-tiba tak lepas dari pandangan pria bersurai merah itu. Jantungnya sudah keburu berpacu cepat.
Shion? Batin Pria bersurai merah itu terkejut. Ia lantas berjalan kearah Shion berlari tadi. Toilet.
''Sudah lama kita tak bertemu ya? Kurasa kau sudah menemukan yang baru eh, Shion.''
Mendadak, suara itu membuat bulu roma Shion meremang karena kepergok akan memasuki pintu toilet.
''Ga-Gaara?'' Shion menolehkan kepala ke belakang. Pandangannya bertemu dengan Gaara.
"Siapa pria yang menjadi mangsamu sekarang eh?" Suara meremehkan itu kembali tertangkap, membuat Shion ingin menyumpal mulut Gaara.
"Kurasa itu bukan urusanmu. Kita sudah tak ada apa-apa." Shion berbicara dengan nada dingin. "Kenapa kau disini?" Tanya Shion dengan suara penuh penekanan.
Pria yang ternyata benar adalah Gaara itu hanya merespon dengan menaikkan salah satu sudut bibirnya dan berjalan mendekati Shion.
"Kurasa aku kesini juga bukan urusanmu." Gaara mulai membalikkan kata-kata Shion dengan telak. Toilet sedang sepi membuat Shion semakin terpojok.
"Apa maumu?'' Tanya Shion dengan nada tinggi.
"Aku rindu denganmu, Shion." Gaara menatapnya intens.
''Aku ingin kita kembali seperti dulu lagi. Aku masih mencintaimu, Shion.''
"Itu tidak mungkin Gaara. Tidak mungkin!"
"Kenapa tidak mungkin?'' Teriak Gaara emosi.
''Aku sudah menemukan yang lebih kaya darimu. Kau tak ada apa-apanya dengan dia. Jadi jangan berharap apa-apa lagi dariku. Kau puas? Selamat tinggal Gaara.'' Shion berlalu menjauh dari Gaara. Niatnya menghindari malah membuatnya mempertemukannya dengan keadaan seemosi ini.
Dughhh...
Gaara meninju dinding toilet dengan keras. Emosinya memuncak mendengar pengakuan dari Shion. Gadis yang dicintainya dulu.
Gadis itu memutuskannya sepihak tanpa alasan. Dan sekarang ia tau alasannya karena ia memang mengincar pria kaya.
Flashback On...
Seorang pria bersurai merah terlihat marah dan pasrah pada seorang gadis pirang yang ada dihadapannya.
"Kenapa kau lakukan itu padaku, Shion?!" Kata Pria itu pada gadis bernama Shion.
"Aku ingin kita putus." Balas Shion ketus.
"Apa salahku?"
"Kau tak perlu tau Gaara. Yang harus kau tau, kita putus." Kata Shion mengeluarkan kata-kata terakhirnya. Kemudian Shion meninggalkan Gaara yang tenggelam dalam kekecewaannya.
''Shionnnnnn....'' Teriak Gaara dengan berlutut. Kekalutannya bertambah, gadis pirang itu tak menghiraukannya sama sekali.
Flashback Off...
Shion menarik tangan Naruto keluar dari restoran itu. Menjauhkan diri dari Gaara yang kemungkinan akan mengejarnya dan bertemu dengan Naruto. Bisa saja Gaara akan membeberkan semuanya pada Naruto. Shion menggeleng. Ia tak mau itu terjadi. Naruto menepis tarikan Shion saat sampai disisi mobil Naruto.
''Apa-apaan kau hah? Kau yang mengajakku paksa dan kau juga mengajak pulang dengan seperti ini?'' Teriak Naruto.
''Didalam ada sesuatu Naruto-Kun. Aku tak bisa menjelaskannya. Ayo kita pulang saja!" Jawab Shion dengan menarik lagi tangan Naruto tapi ditepis cepat Naruto.
''Jelaskan padaku sesuatu apa? Aku tak akan membawamu pulang jika kau tak menjelaskannya padaku.'' Ketus Naruto.
''Jika kau tak mengantarkanku pulang, aku akan menelfon Kushina Baa-San.'' Ujar Shion dengan nada mengancam dan lantas membuka pintu mobil sisi kiri dan mendudukkannya disana.
''Kau-" Naruto menunjuk Shion dengan emosi yang dibalas Shion dengan tatapan tajam. Naruto menendang ban mobilnya untuk melampiaskan kekesalannya. Naruto lantas berjalan menuju sisi mobil lainnya, ke kursi kemudinya. Ia menoleh pada Shion.
''Cepat jalankan Naruto-Kun.'' Pinta Shion.
''Wanita sialan!" Umpat Naruto dalam hati dengan meremas stir mobilnya, dengan emosi ia menginjak gasnya langsung melesat keluar restoran.
Bersambung...
Ada yang emosi?😃
Jangan lupa Voted dan Komennya😘

KAMU SEDANG MEMBACA
YOU
FanfictionDisclaimer Masashi Kishimoto Chara : Naruto x Hinata x Shion x Gaara Rate T Summary : Hinata terpaksa meninggalkan Naruto kekasihnya karena kemauan Kushina yang merupakan ibu dari kekasihnya. Dengan cara itu,Kushina membuat Naruto membenci Hinata...