Karya : Pande Putu Lanang Wijidyatmika
Sepi
Senyi
Yang kualami
Di kala malam
Yang semakin kelam
Saat sang Rembulan nampak malu-malu
Mengintip dari celah langit hitam yang membisu
Angin malam semakin menderu
Dingin, aku menggigil
Diam membisu, karena hati yang pilu
Cahayanya tak lagi nampak
Tak lagi dapat mengoyak gelap
Dalam relung-relung kehidupan
Pilu,
Wahai, Sang Rembulanku.
