Chapter 23 - IU

455 22 0
                                        

.
.
.
", aku gabisa jelasin" si jungkook ngomong sambil melas, kek gabisa jelasin

"iya, aku mmg gapenting di hidupmu"aku jawab kesel gitu.

"plis jangan marah"

"kamu nanti bisa tau ndiri kok, bukan dari aku" terus dia senyum, aku pengen bales senyum, tpi susah..

Jadi aku baringkan diriku di kasur yang empuk, sambil mendengarkan lagu "you can be king again" yang amv
Aku kecewa,bener-bener kecewa karena jungkook, kenapa dia gamau jelasin semuanya ke aku? Apa istrinya gapenting? Gapenting dimata dia? Sampe denger cerita masa lalu suami aja gabisa!
.
.
.
JUNGKOOK POV *

aku tau pasti iu marah,bukannya aku tidak mau menjelaskan, aku cuman gabisa jelasin ke dia,ttg masa laluku, itu rumit kalau dijelaskan satupersatu.
.
Dan.. Gab menyuruhku untuk bertemu ela besok,dan katanya aku tidak bisa menolak, jika aku menolak dia akan datang ke rumahku, licik.

Mau bagaimana lagi?

JUNGKOOK POV END *
.
.
.
"kau mau kemana?"tanyaku ke jungkook yang sudah memakai baju yang rapi, padahal masi pagi

"aku ingin bertemu orang,teman"dia menjawab dengan santai.

Aku langsung menganggukan mengisyaratkan iya lalu dia pergi tanpa pamit

Dalam hatiku aku ingin sekali mengikuti dia.

Lalu bang ceye dateng ke meja makan sambil main gadgetnya itu.

"bang jelasin semuanya!"terus si bang ceye nengok

"semuanya?"

"iyaaa!"

"gosah ngengas dek"

"gab itu mantannya kak sehun dari sma, kak sehun cinta banget sma gab tpi ya gitu, gab cuman mainin hatinya kak sehun,tpi skrng dia kek mulai ngontak kak sehun..mungkin berasa bersalah,soalnya..dulu gab fitnah kak sehun buat pelechan ke dia, sampe kak sehun dikeluarin dari sekolah" bang ceye jelasin sambil merasa bersalah

perempuan gatau diri memang!

"kurang ajar! Gabisa digituin dong bang! Bang ceye kan 1 sekolah, kalo tau kenapa kagak dibelain?!"aku tereak-tereak karena amarahku meluap bgtu aja

"ngomong aja gampang dek, gab itu orangnya keras kepala, licik, munafik, gabisa dilawan sendiri"bang ceye agak sedih gitu ngomongnya

"lalu ela siapa?"

"emmm,... Kamu gatau?"

"kagak, makanya aku tanya"

"ela itu cinta kedua jungkook, dia cuman perempuan untuk bisalah istilah [move on] dari cinta pertamanya, soalnya dia udah pasrah gabakalan ketemu cinta pertamanya, tapi beda... Jungkook ga cinta ama dia,karena tau sifat aslinya akhirnya dia memilih untuk pergi lalu katanya dia ketemu kamu, yang menempati hatinya lagi"

"katanya ela sakit?"

"iya, ela punya penyakit serius, tapi sekarang denger-denger dah sembuh,nah ela itu sahabatnya gab, mereka berdua sama-sama licik"

"boleh aku tau dimana ela sekarang?"tanyaku penasaran dan berharap bang ceye tau letak ela dimana

"hmm... Keknya aku tau, tapi belum pasti dia disitu"

"dimana bang?"

"di taman xxx, biasa dia nongkrong disitu dulu sma"

"oke, tolong jaga rumah ya bang, aku mau keluar sebentar"aku senyum ke bang ceye dan memperlihatkan trima kasih ku

"cepat sebelum terlambat!"teriak dia, aku agak bingung dengan kata-kata itu jujur aja, kenapa dia bisa berkata itu? Cepat sebelum terlambat? Emang kenapa?

Lalu aku memesan uber dan pergi ke tempat tujuan.
.
.
.
Aku sampai di taman yang dibilang bang ceye, disini tidak terlalu ramai, hanya beberapa orang yang berlalu lalang, tapi mataku terpaku sama perempuan yang duduk di bangku taman sambil memainkan jari jemari nya

Tapi kagetku saat melihat seorang pria yang membawakan es krim coklat dan vanila,laki-laki itu mirip sekali dengan.. Jungkook

Dia mencium kening perempuan itu lalu duduk disebelahnya, tidak salah lagi itu jungkook! Bukan yang lain, jadi dia berbohong?

Kakiku tidak berdaya, pandanganku kabur, hitam, semuanya hitam

Seharusnya kau jangan disini-bang ceye

Aku buka mataku, aku sedang dimobil, sepertinya aku kenal mobil ini

"bang ceye?"aku langsung memanggil nama itu, entah napa, mungkin krna mobil ini milik bang ceye yang baru beli 2 hari lalu

"Ya, untung aku mengikutimu, kalau saja, kau sudah terlantar disana, kau mau malu didepan dia?"bang ceye ngomong sambil nyetir

"iya... "aku mengeluarkan air mata, lalu kuusap, tapi air mata itu terus keluar

"maaf, brengsek itu memang harus diberi pelajaran" bang ceye memelukku lalu membawakan tisu

"DIA BRENGSEK BANG! NGAPAIN DIA KETEMU DIA?! DIA BOHONG AMA AKU!"teriakku bersamaan dengan nangisku kencang langsung keluar begitu aja

"udah, jangan nangis, kak sehun dah tau ini, nanti dia yang urus"lalu aku membaringkan kepalaku, terasa pening sekali

"makasi"aku senyum, walaupun sakit

Maaf ,aku terpaksa - jungkook

VOMMENT YA GENGS



25 (SUDAH SELESE) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang