•
•
11.40 PM
aku masih menunggu kedatangan jungkook, tapi lainnya aku ditemani bang ceye disebelahku, kita menonton beberapa chanel di tv sambil bicara random.
"Apa gak sebaiknya kamu tidur, liat itu kantung mata kek panda bgtu"bang ceye meledekku sambil melemparkan popcorn ke wajahku
Klik
"eh kak sehun bru pulang"itu bukan jungkook, melainkan kak sehun baru pulang, entah dri mana
Dia bales perkataanku dengan senyum lalu membuka sepatu nya dan dasi
"kamu gaperlu nunggu dia sampai semalam ini, gabaik"si kak sehun nasihatin aku
"gapapa, kalo gabaik kan ada bang ceye juga kok"
"serah kau lah"lalu kak sehun naik dan masuk kamarnya, belakangan ini kak sehun jarang menampakkan diri, mungkin karena masalah itu.
Lalu aku melanjutkan kegiatanku bersama bang ceye, yaitu makan dan nonton, tapi.. Kegiatannya berakhir karena suara mobil didepan yang menunjukkan sekali kalau seseorang datang
Iya
Jungkook
Dia masuk sambil senyum, tapi tidak kubalas
"kau tau kan apa salahmu?"bang ceye datang ke arah jungkook, wajahnya keliatan sekali kesal
"maksudnya?"si jungkook masi pura-pura bego
"untuk apa kau ketemu wanita selicik itu lagi? Untuk apa?!"teriak bang ceye.
"lu tau? Iu gak sengaja liat lu berdua terus dia hilang kendali sampai pingsan di taman,kalau gak ada gue, dia pasti udah terlantar disitu!"jungkook kaget, tentu kaget terus dia melihatku tapi aku buang muka, aku kecewa saat melihat wajahnya.
Kak sehun mendengar percakapan bang ceye dan turun berusaha menenangkan dia, tapi tidak bisa, akhirnya dia membawa bang ceye ke kamar,awalnya berontak tidak mau, tapi kekuatan kak sehun itu kencang jadi terpaksa.
"maaf"cuman kata-kata itu yang bisa dikeluarkan jungkook
Aku gabisa menahan air mataku lagi,aku kesel,kecewa,sedih,semuanya bersatu lalu perasaan tegang juga ada.
"aku disuruh melalukan itu"
"dan kamu mau? Apa kamu budaknya? Kamu dibayar? Ato kamu masih sayang ama dia? Iya?!"aku teriak kencang, mungkin bisa kedengaran sampai kamar kak sehun
"tidak! Aku tidak munhkin melakukan itu!dan aku tidak ada perasaan sayang sama sekali!"
"lalu? Kenapa?tolong dijelaskan sebelum aku patah hati!"
"dia bilang, dia hanya memiliki hari terakhir disini hanya hari ini, dan dia punya wish yaitu menyuruhku unfuk menjadi pacarnya sementara waktu sampai dia ke amerika untuk menjalani perawatan"
"dan kau mau"
"aku tidaak tau mau menjawab apa, dia sudah susah payah kesini"
"apa dia keliatan sakit untukmu? Apa senyumannya saat diberi eskrim terlihat sakit untuk mu?!"aku nangis, iya nangis, lalu lari ke kamar ku dan mengurungkan diri sampai besok
.
.
.
08.00
"iu jangan mengurungkan dirimu terus menerus"aku sudah bangun dari jam 3,aku tidak bisa tidur, dan dilusr itu suara bang ceye
"aku akan keluar!"lalu aku keluar sudah ganti baju, karena jam 4 pagi tadi aku sudah mandi
"kau mau makan apa untuk sarapan? Roti?mie?atau mau kubuatkan sup?"aku tanya ke bang ceye dibelakangku yang sedang membuntutiku ke dapur
"kenapa kau menutupi semuanya? Menutupi kejadian kemarin layaknya tidak ada kejadian kemarin"
"tidak perlu dibahas sekarang, ini masih pagi, aku tidak mau pusing"
TokTokTok
Pagi-pagi sekali sudah ada tamu lagi?untung sudah mandi
"biar aku yang buka"aku bergerak menuju pintu lalu melihat sesosok permpuan cantik, wajahnya seperti familiar, tapi aku lupa dia siapa
"Ela?!"bang ceye teriak, nama itu juga tidak asing bagiku hmm..
"ceye?"dia juga manggil nama bang ceye
"kau siapa? Mana jungkook oppaku?"dia nunjuk" ke arahku lalu... Jungkook oppaku? KU?! LU SIAPA ANJDNG
"jangan banyak bicara pergi!"bang ceye menghampiri pintu lalu menyuruh dia pergi
Kak sehun yang dari tadi di ruang tamu lari kecil ke atas dan menarik jungkook ke bawah
"urusi pacarmu!"kak sehun
"k-kau ngapain disni?"tanya jungkook heran,setelah bertanya perempuan itu dengan gatau diri memeluk jungkook cepat, jungkook juga tidak berontak, tapi dia tidak membalas pelukannya
"ingat... Kau masih pacarku"
"perjanjiannya itu kemarin, sekarang aku sudah bukan pacarmu!"
"aku tidak bilang sehari"perempuan itu senyum dengan besar, yang membuat amarahku naik
"JUNGKOOK, APA YANG KAU LAKUKAN?!"teriak bang ceye
Jungkook hanya melongo seperti tidak tau situasi
Aku tidak bisa berkata, tapi aku bisa bertindak
"Aku mau cerai"aku melepaskan cincinnya dan melemparkan cincin itu ke wajah jungkook, aku mmg lemah, bgetu saja sudah menyerah.
Jungkook hanya mematung melihatku berlari menjauhinya, begitupun bang ceye yang mebgikutiku dsri belakang
"gue kecewa kook"kak sehun
.
.
.
VOTE AND COMMENT JUSEYO, LANJUT OR NO NIII

KAMU SEDANG MEMBACA
25 (SUDAH SELESE)
FanfictionHarus Ngikutin Tradisi Keluarga? Menikah Saat umurku 25 tahun? Aku tak Mau melakukannya!
