Are We: 2

634 91 13
                                        

Sebelumnya aku cuman mau ngingatin bahwa ff ini murni dari pikiran dan hasil karangan aku sendiri. Jadi kalau kalian merasa seperti udah pernah baca, karena ff ini emang aku repost ulang ya
sebelumnya udah sampai part 9 okey ;)


minsugabcd

"Selamat pagi noona"

Yoongi turun dari arah tangga menuju meja makan dengan senyuman bahagia yang tidak akan pernah luntur dari dirinya. Yoongi memeluk leher sang kakak yang saat ini sedang duduk dikursinya.

"Pagi adikku, bagaimana tidurmu?"

Balas wanita itu dengan mengelus lengan mulus dari adik bungsunya.
Yoongi duduk tepat disamping sang kakak, yang memiliki kulit tak jauh berbeda pucatnya dengan dirinya. Tubuh mungil dengan rambut berwarna hitam, hampir sama dengan min yoongi. Hanya saja yoongi yang berambut pendek, sedangkan Irene yang memiliki rambut panjang.

"Habiskan sarapanmu dan minum susunya"

Irene menuangkan segelas susu putih hangat untuk yoongi, dan juga roti panggang yang ia oleskan dengan selai kacang kesukaan namja cantik itu. Yoongi mengangguk patuh, mengiyakan perintah dari sang kakak.

"Noona jangan lupa minum vitamin, belakangan ini yoongi lihat noona jarang berada dirumah. Pasti noona teramat sibuk"

Yoongi berceloteh dengan roti yang terisi penuh didalam mulut mungilnya. Irene yang melihat tingkah yoongi hanya bisa mengangguk patuh, dan kekehan kecil terdengar darinya.

Suara sepatu wanita yang menuruni anak tangga membuat yoongi dan juga irene menatap kearah tersebut. Terlihat seorang gadis cantik dengan rambut diikat keatas menggunakan, rok hitam pendek dan juga atasannya yang berwarna kuning cerah. Gadis itu tanpa menoleh sedikitpun kearah meja makan, dengan tas yang ia genggam dan juga beberapa map yang saat ini ia bawa. Sepertinya ia sangat terburu-buru pagi ini.

"Seulgi noona"

Panggil yoongi dengan suara nyaringnya, dan hal itupun sukses membuat seulgi menghentikan langkahnya. Seulgi berbalik dan menatap yoongi dan juga irene dengan sebelah alis yang terngkat keatas. Seperti ia meminta pertanyaan ada apa.

"Noona tidak sarapan?" Lanjut yoongi .

Seulgi menghembuskan nafasnya setenang mungkin, dan menjawab pertanyaan yoongi dengan alasan ia akan mengisi perutnya saat dikantor saja. yoongi hendak protes dan menanyakan hal-hal lainnya, tapi seulgi sudah menghilang dibalik pintu besar utama rumah itu.

"Sudahlah yoongi. Seulgi noona mu itu sudah besar, dia tau apa yang terbaik untuk dirinya. Sekarang cepat habiskan sarapanmu, sebelum-"

Tin. Tin

Suara klakson mobil dari arah luar membuat irene menghentikan perkataannya.

"Noona jimin sudah datang, aku harus pergi. sampai jumpa"

"Yoongi vitaminmu"

Irene mengejar yoongi keluar rumah dengan membawa segelas air putih dan juga satu buah kapsul obat, yang ia kata sebagai vitamin.
Irene pun berhasil membujuk sang adik agar menelan vitaminnya dan juga menghabiskan satu gelas air putih tersebut. Irene melihat kearah jimin yang saat ini sedang memperhatikan yoongi, dan akhirnyapun membukakan pintu mobil untuk sang kekasih. Yoongipun masuk kedalam mobil jimin dengan bahagia, jimin tersenyum kearah irene yang saat ini juga sedang membalas senyuman jimin dengan ramah. Irene sangat percaya bahwa jimin adalah namja yang pantas untuk sang adik.

Are We? ■ MinYoonCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang