10. The Truth (M)

11.2K 984 41
                                        

Warning! Rate M, Anal Sex, Harshword.
If you uncomfortable, please skip this chapter.
From City Hunter Drama
Hear Audio before read :>

...

Tatapan itu, genggaman tangan itu, cara bicara dan kalau Jungkook ingat hal menjengkelkan yang membuatnya di puncak emosi adalah kecupan itu. Semua itu identik dengan Kim Taehyung, pria yang ia suka dan selalu ia kejar selama ini.

"Apa memang aku harus membuktikan nya?"

...

Dengan keberanian yang besar, Jungkook mengundang Taehyung ke apartemennya. Ia menyiapkan makanan untuk pria yang ia suka itu membiarkan Taehyung makan dengan lahap. Terlihat sekali wajah pria pujaan nya masih pucat. Apa memang benar kalau Taehyung masih terluka karena dirinya?

"Aku akan segera pulang setelah ini." Ucap Taehyung memecah keheningan.

"Tidak boleh, kau harus menemaniku menonton Film. Kita jarang sekali melakukan ini, aku mohon." Ucap Jungkook menyatukan kedua tangan dengan gestur memohon yang lucu dan Taehyung menghela nafas lelah tapi mengangguk setuju.

Jungkook terlihat begitu semangat ketika mereka berada di ruang tamu menonton Film, padahal pikiran tidak pada Film melainkan pada pria yang sedang beristirahat di sofa. Padahal setengah bagian lagi mendekat pada ending. Tapi Jungkook menoleh melihat kalau Taehyung tertidur, lama ia menatap wajah pria yang ia cinta.

Tangan nya terjulur menutup setengah bagian wajah Taehyung, saat itu matanya membola ketika mengingat beberapa kali pertemuan dengan pria aneh yang selalu membuatnya emosi tapi tidak bisa ia tangkap. Seketika itu Jungkook menjauhkan tangannya dengan air mata yang perlahan turun. Taehyung membuka matanya menoleh pada Jungkook yang terdiam menangis.

"Aa, akhirnya kau sudah mengetahui semuanya." Taehyung berdiri dari tidurnya dengan wajah datarnya.

"Kenapa?"

"Apa kau merasa malu Detektif Jeon Jungkook? Harga dirimu sekarang pasti jatuh karena aku adalah salah satu anggota Knife, orang yang memiliki andil besar tentang ledakan markas Detektif mu." Taehyung berbicara dengan sedikit terkekeh berbeda dengan Jungkook yang diam dengan air mata yang semakin deras. "Kau pasti sangat marah sekali."

Jungkook menghela nafas mendorong pria tersebut hingga kembali tertidur di sofa dan tubuhnya tepat berada di pangkuan Taehyung menghalau jika dia akan pergi begitu saja meninggalkan nya.

"Kenapa?!" Teriak Jungkook dengan wajah yang mulai memerah mencoba menahan tangis. "Kenapa kau menyelamatkan aku? Kenapa kau harus menjadi bagian dari organisasi keparat itu? Kenapa harus kau? Kenapa Kim Taehyung?!"

Jungkook menguncang tubuh Taehyung yang terdiam, pertama kali melihat Jungkook kacau dan tidak dapat menahan emosinya padahal selama ini Jeon Jungkook terkenal dengan pembawaan yang tenang.

"Seharusnya bukan kau! Kenapa harus dirimu?! Kenapa kau harus terluka karena menyelamatkan aku?! Kenapa? Jika bukan kau maka aku akan membunuhmu tanpa rasa bersalah, tapi kenapa harus kau. Kenapa aku harus secara nyata melihat banyak darah keluar dari tubuhmu kemarin. Harusnya kau membiarkan aku jatuh saja." Ucap Jungkook melemah dengan tubuh bergetar.

Taehyung termenung tapi setelah itu menarik pinggang Jungkook mendekat memeluknya erat, bahkan membiarkan nya menangis.

"Apa lukamu baik-baik saja?" Tanya Jungkook dengan suara yang memberat karena tangis.

Knife -vk ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang