Season 1:
Aku mencintainya, dia mencintaiku tapi kenapa harus ada dia? Dan aku mengetahui satu hal dia adalah temanku -KJN
Season 2:
Awalnya, aku berfikir kalau perjuanganku mempertahankan hubunganku berbuah baik. Ternyata, perjuanganku baru dalam...
Air mataku keluar. Aku mencoba menyembunyikannya. Hiks...Jennie.. Hiks
***
Aku terbangun. Aku menyadari kepalaku ada di pinggiran kasur setia menunggu Jennie. Aku mengelus kepalanya. Tak tega melihatnya. Ia sangat kacau, banyak alat yang membantunya untuk.
"hiks.."
Aku menangis tapi sangat pelan. Aku takut membangunkan mereka semua. Sekarang sudah jam 8 malam. Seharusnya kami sudah berangkat ke Comeback stage.
"Tae...."
Aku terkejut dan spontan melihat ke Jennie.
"Tae....."
"Jennie" tanpa kusadari suaraku ternyata membuat mereka bangun.
"Jennie hiks"
"Tae. Kau menangis huh?" Jennie membuka matanya sedikit.
"iy Jennie. Aku sangat merindukanmu"
"Jangan merindukanku. Aku tak lama"
"apa yang kau katakan?" lantur Jisoo.
"kalian ini syirik banget ma aku. Aku cuma bercanda. Oh ya Jisoo unnie.. Tae.. Kalian semua dehh.. Kok gk pergi ke studio? Besok comeback kan?" -Jennie