ISTANA

19 2 0
                                    

~ aku di sini , di sebuah tempat yang membuatku merasa kecil ~

~~▪▪

"Rai... bangun Rai... kenapa tidur mu lama sekali..?? Bukankah semalam kau tidur cepat Rai..?? Rai.. Rai...?? " kak... berisik tau , masih ngantuk aku kak.. enyah sana dari pintu kamarku

"Rai... bangunnn....!!! " ini pasti si kakak ribet itu ,siapa lagi kalau bukan Alexx , dasar

"Hmm... iya..?? , Raizel bangun nie..!!, enyah sana kak.. berisik tau..!!" Teriakku yang masih tertidur di atas kasur ukuran king ini , dan benar saja kak Alex pergi dari depan pintu kamarku

"Wuahhhaa... bagus deh , tidur lagi ah..!!"

~~▪▪

Alex vop

"Itu anak yah.. masih aja tetap sama dari dulu.. kalau gak di bangunin secara paksa , gak bakalan bagun tuh orang..!! " akhh... aku harus mencari ide nie.. , aha' sepertinya aku tau

"Kak Alex..?? Apa Raizel sudah bangun..?? Sepertinya belum.. lihat saja ekspresi kakak.. gagal nie yehh...!! " dasar Aslan , bisanya mengejek orang

"Wuahaa.. sepertinya adikku Aslan ini , semakin pintar yah.. lihat saja dia semakin peka..!! " aku tidak bisa menahan tawa di mulutku , dasar Azka ..!! Mereka ini sangat cocok

"Thx Azka , sudah membela kakak manis mu ini..!! " aku pun kembali melangkahkan kakiku yang sempat tertunda dan mereka berdua-Aslan Azka mengekor di belakangku

"Kak..?? Apa yang akan di lakukan Kak Alex..?? Sejak dari kamar Raizel , kak Alex jadi aneh ,ia gak Kak..?? " Aslan apa harus menyindir orang dengan suara yang besar seperti itu..?? atau emang kau tak menyadari aku di depanmu..??

"Ia.. kak Alex jadi aneh..!! , jangan - jangan..!!" Duh.. kenapa si Azka jadi ikutan gila sih.. mereka ini menyebalkan sekali

"Ehemm.. kalian kurang pintar menyindir orang.. suara kalian itu bervolume besar..!! " wuaha... aku ternyata juga pandai menyindir

"Wuahaaaahaa ....!!" Aku tertawa girang setelah mendapatkan apa yang aku cari , biarlah mereka berdua berfikiran aneh tentangku , juga toh mereka sudah berfikir yang aneh2

"Ayokk.. kita ke kamar Raizel !!" Ajakku yang membuat mereka menatapku tak percaya dan lagi lagi mereka berbicara seenaknya tentangku "tolong sadarkan kakak kami Tuhan..!! "

Kami bertiga sampai di depan kamar Raizel.. aku menatap kedua adikku serius "cepat buka pintunya dengan sihir kalian..!!" Tanpa aba aba mereka langsung menjalankan titahku dan tak lama kemudian pintu terbuka lebar" kerja bagus sobat !!"

"Shutt !! , diam..!! " aku masih menatap Raizel usil , sepertinya rencana kami akan berhasil , tanpa aba aba aku menuangkan air di dalam gayung yang ku genggam dari tadi di wajah gadis manis tersebut dan lihat saja ekspresi terkejutnya

"Wuahhhh.... banjir.. banjir.... tolong...!! " Teriak gadis tersebut yang membuat kami bertiga tertawa girang

"Wuahahhaa.... Raizel.. Raizel... wuahahaa.. lihat.. wajahmu basah ... wuahaha...!!" Ketawa kami yang membuat Raizel malu di balik selimutnya , tawa kami pun berhenti

~~▪▪

Raizel vop

Aneh.. sepertinya ada yang masuk di dalam kamarku ini , tapi tidak mungkin , aku sudah memantrai pintu kamarku itu dengan sihir , mungkin ini efek dari kantukku , sudahlah lupakan Raizel ,lebih baik kau tidur saja !!

Aku mengerjitkan keningku , kenapa perasaanku jadi gak enak gini..?? Ada apa dengan diriku..?? Dan benar saja air mengguyur wajah manisku ini dan seketika aku teriak "Wuahh... banjir... banjir... tolong..!! " kenapa aku teriak banjir..?? , suara ini..?? Ini kan suara dari kakak2 itu.. dan benar saja ,aku melihat mereka tertawa girang menatapku... dasarr kakak2 kamvret...!! Uuuhhh malunya aku...!! Aku pun menutup wajahku dengan selimut dan tawa dari kakak2 itu berhenti
,kenapa tawa mereka berhenti ?? , aha' ??

The Young LordTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang