Hanya kisah antara dua orang yang terlihat tidak mungkin dan tulisan saya tentang mereka yang tidak terlalu menarik untuk dibaca.
Bacalah jika ketika anda dalam waktu yang senggang.
Ijinkan saya mengobati kerinduan saya pada mereka berdua.
Salam...
" Akhss— sakit " rintih Chanyeol sambil mengelus sepanjang pinggang sampai pantatnya. Sakit.
Mereka aka Kris dan Chanyeol sekarang telah berada di studio untuk menyerahkan hasil rekaman yang mereka lakukan di kamar hotel beberapa jam yang lalu.
" Sakit, Bodoh! Kau pikir ini ulah siapa, Eoh ?! " bentak Chanyeol sambil terus mengelus pinggang sampai pantatnya.
" Insiden " jawab Kris singkat.
" Menyebalkan — " desis Chanyeol " AKU SUDAH BILANG PADAMU AGAR MASUK JIKA AKU SUDAH IJINKAN MASUK— !!! "
" Aku sudah tidak tahan— "
" KENAPA KAU INI TIDAK SABARAN, EOH?!! "
" Berhentilah berteriak, Ya Ampun! "
" KAU!! SANGAT TIDAK SABARAN SAMPAI MEMAKSA MASUK SAAT AKU SENDIRI BELUM SIAP, BODOH!!! SEE! INI SEMUA AKIBAT PERBUATANMU, TUAN WU YI— "
" Masuk ? Memasuki ? Memaksa ? YAK! A— apa yang telah kalian lakukan dibelakang kami, EOH?! " teriakan Chanyeol dipotong oleh Manager Kris yang baru memasuki ruangan itu bersama Manager Chanyeol.
" Yak! Wu Yifan! Apa yang telah kalian lakukan sebenarnya tanpa sepengetahuan kami ?! " itu pertanyaan Manager Chanyeol.
Chanyeol hanya mengerjapkan matanya polos sambil mengernyit bingung.
Kenapa orang-orang ini jadi heboh sendiri ? — Chanyeol.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sedangkan Kris menyeringai ketika pemikiran jahil untuk sedikit menjahili 2 Manager cerewet itu terlintas begitu saja.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Ah, itu — hanya sebuah insiden kecil yang lumayan menghibur dan menyenangkan. Aku sangat menikmatinya, bukan begitu Chanyeol-ssi ? " ucap Kris sambil perlahan melingkarkan salah satu lengan miliknya di pinggang Chanyeol hingga membuat Chanyeol tersentak kaget tetapi tak terlalu menghiraukan posisi lengan Kris, karena terlalu fokus pada perkataan Kris yang terdengar menjengkelkan dan bagaikan sebuah ledekan yang ditujukan padanya.
" Yak! Kau sendiri yang menikmatinya dan merasa senang!! Akulah yang menderita kesakitan karena perbuatanmu!! " jawab Chanyeol dengan nada kesalnya.
" Hei hei, sudahlah nikmati saja " ucap Kris dengan smirk yang masih melekat sempurna di wajah sialan tampannya.
" Nikmati your ass— "
" BERHENTIIIII!!! " teriakan Manager Chanyeol membuat mereka terdiam seketika.
" Chanyeol! Yifan! Ceritakan pada kami apa yang sebenarnya terjadi! " tuntut sang Manager dengan raut serius.
Chanyeol menundukkanbkepalanya mendapati wajah serius sang Manager yang terlihat m3nakutkan sekarang.
" Sebenarnya — "
" Jangan kau katakan! " ucap Kris.
" Kenapa Kris ? Apa kau dan Chanyeol — "
Kris hanya semakin melebarkan senyum miiring laknatnya.