10. Perasaan dan Angin

64 7 1
                                        

Kurasa perasaanku padamu tlah hilang

Sudah cukup lama ku menunggu

Namun waktu tak kunjung memberikan Takdir untuk kita bersatu

Apa yang harus kulakukan?

Haruskah aku menjaga jarak padamu walau hanya satu langkah dibelakangmu?

Dan berharap dengan pilihanku saat ini, kau bisa menengok ke balakang.

Menatapku yang berdiri satu langkah di belakangmu dengan wajah yang mungkin kau tidak ketahui apa maksudnya

Aku akan tersenyum, memberikan aura yang menyatakan bahwa aku bisa menjadi rumah yang selama ini kau cari

Bisa kah kau berhenti untuk menatap pada diriku?

5 detik saja dan mengkah lebih dekat untuk melihat mataku lebih dalam

5 detik saja dan mengkah lebih dekat untuk melihat mataku lebih dalam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Walau hanya beberapa detik, aku yakin jika memang kau takdirku. Kau tak akan menghiraukan ku seperti angin yang selalu kau nikmati di pinggir pantai

Angin yang tak yang tak bisa kau lihat,

Tapi tanpa tak sadar dapat membuat mu nyaman ketika hembusan itu menerpa setiap pori-pori wajahmu,

ketika kau kau trdiam.sejenak dan menutup mata sedetik saja dan merasakaannya

Haruskah aku menjadi butiran Abu?

Agar aku bisa ikut berpartisipasi pada angin yang selalu kau nikmati di sisi pantai

Agar aku akan selalu membuatmu tenang, dan nyaman

​Sunday , 11/ 07/ 2018

Isi Curahan HatiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang