Lisa masuk ke dalam kelas nya,dan kelas nya kosong tak ada siapa siapa hanya ada tas milik nya saja.
"Kemana semua orang?"tanya pada dirinya sendiri,lisa duduk di bangkunya
"Apa semua orang sudah pulang?kenapa tak ada siapa siapa"
Oke sekarang lisa bingung,rasany dia berada di taman selama setengah jam dan saat kekelas dia tak melihat 1 orang pun di dalam kelas bahkan saat dia berjalan menuju kekelas tak ada siapapun juga di sepanjang koridor,aneh apa mungkin kelas berlalu secepat itu pikir lisa
Lisa mengedikan bahu dan mengambil tas nya lalu berjalan meninggalkan kelas untuk pulang namun saat di parkiran dia melihat segerombolan namja yang sedang memukuli seseorang di depan gerbang sekolah,lisa menghampiri segerombolan namja itu.
Bohong kalau lisa tak takut dengan gerombolan namja itu nyatanya tubuhnya bergetas saat ke 7namja itu menghentikan aksinya lalu berbalik menghadap ke arah lisa.
"Mau apa kau?"tanya salah satu dari mereka
"Kenapa kalian menghajarnya?"tanya lisa
"Memangnya kenapa?siapa kau,apa kau ibunya,kekasih nya?"tanya namja yang berambut coklat
Lisa berfikir apa yang harus dia katakan
"tak ada pilihan"batin nya
"Ya kalau aku kekasihnya bagaimana?"tanya lisa sok berani padahal di dalam hatinya sedang berdo'a
"Oh jadi kamu kekasih ya?"tanya namja yang lebih tinggi dari yang lain
"Iya,kenapa memang ny?"
"Ajarkan kekasih mu itu sopan santun"ucap namja itu lagi
"Hey,kalian yang menabrakku kenapa aku yang di salahkan"teriak namja yang masih duduk di tanah,lisa menoleh padanya begitupun ke 7 namja itu
Lisa menutup mulut nya melihat namja yang terduduk itu sudah babak belur bibirnya sobek dan pipi yang membiru,lisa menghampiri namja itu
"Kau tak apa?"tanya lisa,namja itu melihat lisa
"Aku tak apa"jawab nya
"Yak!Kenapa kalian melakukan ini!"kesal lisa,gadis itu mengepalkan kedua tangan nya
Faktanya lisa tak bisa melihat seseorang terluka dihadapan nya lisa sangat benci dengan itu bahkan kalau orang itu terluka sedikit dan meskipun orang yang terluka itu tak di kenalinya tetap saja lisa tidak suka melihat nya dan memilih menolong orang itu.
"Oh oh kau marah?"ejek salah satu dari mereka
Jawaban namja itu membuat lisa semakin marah dia mengepalkan tangan nya,lisa berdiri dan menatap ke 7 namja itu bergantian
"Ya aku marah karna kalian telah melukai kekasihku"ucap lisa tegas nan lantang,namja yang terduduk itu sontak membulatkan mata terkejut
"Ck ck,kau itu sangat cantik nona tapi sayang kau itu orang pemarah"lisa semakin geram pada mereka bukan nya menjawab tapi malah menggoda nya
"Kau tak tau aku eoh?"
"Memangnya siapa kau?kau itu hanya murid sekolah miskin"ejek namja berambut hitam pekat
"Kekeke kalian tak tau aku baik lah aku akan menelpon ayah ku untuk menangkap kalian"ujar lisa lalu mengambil ponsel nya di saku rok
Ke7 namja itu mengerutkan kening
"Memangnya siapa ayah mu itu nona paliangan dia pemul-"
"Polisi"potong lisa yang membuat ke7 namja itu terkejut
"Po-polisi?"tanya mereka serentak
"Yes"jawab lisa singkat,lisa menempelkan ponsel nya pada telinganya
KAMU SEDANG MEMBACA
HEART✓[DINOVELKAN]
Fanfiction"..jangan terlalu jatuh pada cinta,karena mereka akan menghancurkan mu dalam sekejap.." Alice "..dengan cinta kau akan memiliki segalanya"Jk ~~~ Alice bukan nya tidak mau membuka hati,namun dia ingin menjaga hatinya sebelum kata cinta yang merusak n...
![HEART✓[DINOVELKAN]](https://img.wattpad.com/cover/153899851-64-k627362.jpg)