Happy Reading🌼
.
.
."YAAAAKKK GADIS GILA!!!!"
"YAAAAKKK PRIA IDIOT!!!!" seru kami berbarengan. Dan--.......................Semua orangtua menatap kami kaget dan bengong. Apa-apaan mereka ini berteriak dengan umpatan tidak jelas?! Begitu pikir mereka.
~Mijoo POV~
"Oh Mijoo-ya kau sudah datang. Sini duduklah." ujar eommaku.
Aku berjalan menuju kursiku sambil sesekali menatap tajam ke arah Jungkook yg juga sedang menatapku tajam tidak percaya.
Apa ini? Kenapa dia ada disini?!! Apa yg dia lakukan?? Apa dia mengikutiku?? Batinku bertanya-tanya bingung.
"Eoh apa kalian berdua sudah saling mengenal?" tanya wanita paruh baya yg duduk disebelah Jungkook, yg kuyakini itu eommanya.
Kami berdua kompak menggelang dan menjawab...
"Tidak!!! Aku tidak mengenalnya!!!" seru kami bedua dengan suara yg terdengar tidak santai sama sekali."Eoh benarkah, eomma kira kalian saling mengenal." ucap eommaku.
"Oiya kenalkan ini Paman Jeon dan ini Bibi Jeon. Dan ini putra mereka Jeon Jungkook yg akan dijodohkan denganmu." lanjut eomma mengenalkan mereka satu persatu."Mwoo??" seruku kaget tak percaya dengan kalimat terakhir yg dikatakan eomma.
"Ah ne senang bertemu denganmu Mijoo-ya. Kau begitu cantik sayang." puji Bibi Jeon padaku.
"Benar apa yg eommamu katakan, putra bibi ini yg akan dijodohkan denganmu." ucap Bibi Jeon menyentuh putranya dengan senyum bahagia."N-ne... Senang bertemu dengan Paman dan Bibi juga." balasku sambil membungkukkan badan sopan ke arah mereka.
Tapi tidak dengan dia! Aku benar-benar tidak senang bertemu dengannya!! Seruku dalam hati sambil menatap laser pada Jungkook.
"Okey karena kita sudah berkumpul semua di sini. Kita bisa lanjutkan pembicaraan kita mengenai perjodohan ini. Jadi bagaimana dengan kalian berdua apa kalian menyetujui perjodohan ini?" kali ini appaku yg buka suara dengan pertanyaan yg sangat tidak ingin aku dengar.
"TIDAK!! Aku tidak setuju Ayah."
"Kang Mijoo!!!" seru appaku marah.
Ya tentu saja beliau marah karena mendengar jawabanku yg menolak dengan suara sedikit berteriak tidak sopan itu."Aku tidak bisa appa. Aku tidak mau!! Tolakku lagi.
"Aku juga tidak mau!!"
Dia mulai membuka suaranya. Dia juga menolak perjodohan ini. Bagus! pikirku.
"Yaa... ada apa dengan kalian berdua. Baiklah baiklah mungkin ini terlalu tiba-tiba meminta mereka utk menyetujuinya." ucap appa pada Keluarga Jeon.
"Ya benar Minhwan-ah. Kita harus memberi mereka waktu utk berfikir. Agar keputusan yg diambil akan tepat nantinya." ujar appa Jungkook.
"Tapi aku sudah mengambil keputusan yg tepat appa. Aku bilang TIDAK." Jungkook melayangkan penolakannya kembali.
"Oh tidak tidak nak. Kau terlalu cepat mengambil keputusan, kau akan menyesal nanti. Kami akan memberi kalian waktu utk berfikir dahulu." ujar Appanya lagi.
"Ya itu bagus. Kami sebagai org tua juga memahami kalian. Kami tahu ini sedikit tiba-tiba. Kami tidak ingin kalian mengambil keputusan yg gegabah." lanjut eommaku meyakinkan kami.

KAMU SEDANG MEMBACA
Love You So Bad
FanfictionKisah cinta antara dua insan yg saling membenci awalnya namun berakhir dengan saling mencintai. Bahkan sangat mencintai sampai tidak ada siapapun atau apapun yang dapat memisahkan mereka berdua. Ga pande buat prolog akumah😅 Penasaran?? Cuss langsun...