is it called LoVe?

94 0 0
                                    

“AAAAHHHHHHH….” Olivia menjerit sambil terbangun darimimpi buruknya. .  dan melihat sekeliling ruangan tersebut. Kemudian bangkit dari tempat tidurnya dan mengambil sebuah jaket sambil berjalan kearah perkebunan itu..

~ POV Olivia~

Aku berjalan menulusuri sepanjang jalan ini.. mungkin diujung sana ada tempat yang bisa aku tumpangi untuk beberapa hari ini.. aku melihat sekeliling jalan ini.. hanya ada sepanjang jalan yang gag tau akan mengarah kemana, pohon2 lebat disebelah kiri dan disebelah kananku sekarang ini hanyalah pemandangan air yang bagus.. ya..harusnya bagus kalau dilihat di pagi hari. Ini sudah malam dan tidak terlihat apa-apa.. AHhh.. Sial. Kenapa aku terjatuh di pinggir jalan begok ini.. dan sekuat tenaga aku berdiri dan mengambil barang2ku yang jatuhh.. dan ketika aku berbalik ke belakang, aku melihat cahaya dari mobil yang sudah mendekat ke arahku…

“AAAAHHHHHHH….”  aku terbangun dari mimpi buruk itu.. kenapa terus-terusan aku memimpikan hal yang sama? Bukankah ini semua uda berlalu? Apakah ada seseorang yang menyelinap di kamar ini? Aku melihat sekeliling.. tidak ada orang di sini. Aku pun mengambil jaket dan melangkah keluar dari ruangan ini menuju ke perkebunan.  Dari jauh aku melihat sosok Seorang lelaki yang selama ini bersamaku.. seseorang yang membawa aku ke kehidupanya, dia sedang duduk di tengah-tengah kebun yang berbangku kayu itu , duduk membelakangiku.

“steve!” panggilku sambil menepuk pundaknya dan aku duduk tepat di sebelahnya.

“hey. Kenapa disini? Bukannya kamu sudah tidur?” Tanyanya padaku sambil melihat kearahku..  aku hanya bisa menunduk.. tidak bisa mengakui bahwa lelaki ini sangat tampan,matanya besar mengarah kepadaku ,hidungnya mancung , mukanya tidak begitu bulat juga tidak lonjong, dan mulutnya begitu menggoda.. aku nyaman bersamanya..  “aku terbangun dan ingin mencari udara segar disini, tak taunya menemukanmu disini. Kamu sendiri? Belom tidur? Besok pagi mesti ketemu Orang Kota itu dan aku tidak mau melihatmu tidak bertenaga maupun sakit” aku melihat kearahnya dan sedaritadi dia melihat kearahku tanpa melihat kearah lain..

“Aku menyukaimu”  jawabnya dan dia medekatkan wajahnya ke wajahku.. pelan-pelan bibirnya bersentuhan dengan bibirku..  dan…..dia menciumku.. dia menciumku dengan lembut. Aku membalas ciumannya dan dia menarik tubuhku lebih dekat kepelukkannya..  What a beautiful night

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 29, 2013 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Princess Quella OliviaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang