chapter 4

159 19 13
                                    


                   Warning 18+!!!
                             &
                     Boy x boy!!!
 











Budidayakan votmen!!!

























"Tae kau sudah aktif kan cctv nya." Tanya jungkook, kini anggota rose pack sedang berada di markas rahasia mereka.

"Sudah, bahkan perangkap serta beberapa anak buah sudah di persiapkan." Taehyung pun menghidupkan komputer canggih nya.

"Kira kira siapa lagi korban kali ini y?" Tanya Jimin sambil mengusap dagunya.

"Entahlah, tapi pekerjaan kita dari hari ke hari semakin menarik saja." Hoseok pun bersmirk.

"Diam lah dan nikmati saja tontonan nya." Omel jin, dan semuanya langsung memperhatikan layar monitor.

Rose pack memperhatikan bagaimana para musuh mereka coba menyusup dengan diam diam, mereka pikir mereka bakal berhasil. Cih, seperti nya para penyusup tidak tau siapa rose pack sebenarnya.

Tiba tiba suatu yang gelap lewat dan sedikit menutupi cctv dalam beberapa detik dan.

"Bagaimana mereka bisa pada mati!, kita bahkan belum memulai permainan nya." Ujar namjoon.

rose pack terbelalak karena tiba tiba saja para penyusup tersungkur di tanah. Taehyung pun segera menelfon salah satu anak buah yang berada di lokasi kejadian.

"..."-
"Apa?."
"..."-

Jungkook dan dkk melihat beberapa anak buah sedang memeriksa para penyusup yang kini tergeletak di tanah lewat monitor.

Kemudian taehyung memutuskan panggilan.

"Apa yang terjadi?." Tanya Jungkook dengan nada mengintimidasi.

"Semua musuh seketika tergeletak tak bernyawa di tanah." Ujar Taehyung gugup.

"Hah, bagaimana bisa." Tiba tiba saja jin berteriak tidak percaya, yang membuat mereka menutup kuping mereka yang seketika berdengung.

"Sebaiknya kita langsung ke lokasi saja Hyung." Mereka pun menyetujui Taehyung, mereka segera mengambil beberapa barang dan pergi ke lokasi kejadian.

Skip

Setelah mereka sampai di lokasi kejadian namjoon menghampiri salah satu anak buah dan bertanya.

"Apa yang terjadi sebenarnya." Tanya namjoon sedangkan Jungkook sudah memperhatikan para musuh yang sudah tak bernyawa itu, dia terus mengamati dan memeriksa, dan dia tidak menemukan luka pada tubuh setiap korban, dan dia yakin ini bukan karena jebakannya atau ulah anak buahnya.

"Bagaimana Jungkook kau sudah tau apa yang terjadi." Tanya namjoon yang sudah selesai berbicara dengan kaki tangan nya.

"Belum." Jawab Jungkook sambil menggelengkan kepalanya.

"Aish tidak mungkin kan mereka mati berjamaah secara tiba-tiba, kita sentuh aja belum." Hoseok menghela nafas gusar.

"Mungkin bisa saja kayak di komik komik, para musuh di bunuh oleh bayangan hitam."-jimin

"Kamu pikir, ini dunia fantasi apa?, mana ada cerita kayak gituan di dunia nyata Jim, lagian itu cuma mitos." Ujar hoseok karena bingung dengan jalan pikiran adik nya.

Sedangkan dari tadi jin memperhatikan wajah Jungkook  seperti banyak pikiran, kemudian ia menepuk bahu Jungkook pelan.

"Kau tenang saja cooky jangan terlalu memikirkan, kita akan cari tau misteri nya bersama." Jin tersenyum memberikan semangat pada Jungkook, tanpa dia sadar dua orang lainya menatap  kesal.

Kemudian Jungkook tersenyum tipis, jin Hyung memang orang yang paling mengerti tentang diri nya.

Kemudian infetigasi terus berlanjut, dan tiba tiba anak buah mereka menemukan sesuatu.

"Bos lihat ini." Panggil salah satu anak buah, mereka pun menghampiri anak buat itu.

"Ada apa?" Tanya namjoon mewakili yang lain.

"Lihat ada tanda bos di setiap leher mereka."kata anak buah itu. Dan benar di setiap leher korban terdapat tanda seperti spiral berwarna hitam.

"Apa yang sebenarnya terjadi sih, aku benar benar tidak mengerti." Hoseok pun menjambak rambut nya frustasi.

Duagh

Tiba tiba ada ada bunyi sesuatu yang terjatuh sangat keras.

"Apa itu." Seru anak buah yang lain.

"Kalian diam disini, dan lanjutakan penyelidikan nya, kami yang akan memeriksa." Seru namjoon dan anggota rose pack mencari tau asal suara tersebut.

Dan alangkah kagetnya mereka melihat salah satu anak buah mereka tergeletak di tanah.

"Astaga ho." Pekik salah satu anak buah yang menjadi kaki tangan Namjoon bernama bong.

"Bukan kah ia ho." Seru jin, dan bong mengangguk terparah patah

"Bagaimana ini terjadi, apakah kau menyuruh nya menyelidiki sendiri, bukan kah keadaan kita sedang tidak aman, kenapa kau diam hah." Jin dalam keadaan marah itu menyeramkan bung, yang lain hanya bisa terdiam.

"Bukan kah sudah ku bilang, kita disini harus mengeratkan kerjasama didalam kelompok kita, jika begini terus keadaan kelompok kita dalam bahaya, jangan sampai ini terjadi lagi mengerti?" Ujar Jungkook dengan wajah datar dan memukul wajah anak buahnya itu .

"Saya mengerti bos, maaf kan saya." Bong menundukkan wajahnya tidak berani melihat para ketua nya itu.

"Sudah lah mari kita periksa ho." Jimin menengah kan kemarahan Jungkook dan jin.

"Seperti yang kuduga dia sudah meninggal, dan seperti para mayat musuh kita, di lehernya terdapat sebuah tanda itu." Seru Taehyung yang sudah selesai memeriksa mayat ho.

"Gila, aku semakin pusing saja." Hoseok memijit papanya pusing, sama seperti hoseok yang lainnya juga bingung tentang kejadian ini.

              "실제로 일어난 일"

















TBC...



___________________________________

Haloha aku kembali lagi hehehehe, mian sebelum nya aku nggak PHP ini kalian, maaf cerita ini update nya lama, sekali lagi aku minta maaf

Haloha aku kembali lagi hehehehe, mian sebelum nya aku nggak PHP ini kalian, maaf cerita ini update nya lama, sekali lagi aku minta maaf

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"나는 일어난 모든 일과이 느낌에 대해 이해하지 못한다."-Knj

                           

secret • 극가Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang