Angin bersemilir menusuk tulang-tulangku
rasanya dingin.
Kucoba hangatkan tubuh,
namun rasanya masih tetap sama.
Baru aku sadar angin ini berbeda,
seperti membisikkan tujuannya.
Katanya ada rindu untukku,
benarkah itu?
Jika benar, saat ini aku bahagia akan rindu itu.
-AR
14/09/18
KAMU SEDANG MEMBACA
Dua Sisi (Puisi/Quotes)
PoetryMencoba berkarya dalam puisi atau sebuah kata-kata, mencoba mencurahkan rasa dari sisi perempuan dan rasa dari sisi pria Ini cuman curahan hati, bukan murni puisi atau kata-kata yang indah karena saya dan partner saya tidak jago berpuisi, hanya seda...
