Dihukum?

209 21 16
                                    

"Cepat pergi ke lapangan upacara dan hormat bendera sampai bel istirahat!"

Teriakan Bu Nirma mengakhiri omelan panjang di awal pagi penghuni 11-B.

Fyi aja, semalam setelah para penghuni kelas meninggalkan kelas dalam keadaan yg memprihatinkan, tak sengaja Bu Nirma si guru Bahasa Inggris melewati kelas mereka dan melihat keadaan kelas yang tak wajar.

Kursi beterbangan. Meja melayang. Papan tulis miring sebelah. Lemari nyungsep.

Dan berakhirlah mereka pagi ini dengan sanksi berdiri hormat bendera yang sudah tak bisa di ganggu gugat lagi.

**

15 menit sudah berlalu sejak hukuman diturunkan ke para manusia itu, tapi tentu saja bukan mereka banget kalo menerima hukuman dengan iklas dan dilaksanakan sebaik-baiknya.

Liat saja sekarang. Iya sih memang di lapangan, tapi bukan buat laksanain hukuman melainkan sibuk sendiri sendiri.

Contohnya RBB yang lagi asik teduhan di bangku pinggir lapangan sambil minum es kelapa bareng para pacar yang semuanya kakak kelas.

Memang selera mereka tuh ya tuwir tuwir abis, lagian adek kelas kan lebih imut. Tapi kakak kelas cantik cantik juga sih tapi amit-amit.

Mari kita perkenalkan para gadis beruntung yang mampu menaklukkan hati mereka.

Doi Agil namanya Kak Nandin. Anak 12-A si gadis kalem se-sekolah. Tapi kalem kalem begitu gebetannya banyak. Mantannya di mana-mana. Udah ngalah-ngalahin Nopal aja.

Doi Henry Kak Adhea. Imut banget doi ini mah. Pipinya tembem gitu guys, tapi anti-antian di bilang chubby.

Doi Fauzan anak 12-A Kak Ellin. Si anak hits se-sekolah.

Nah kalo Harasta sama Naufal masih single. Gebet aja kalo lo mau. Tapi saran aja nih, inget tampang mbak.

Hanya si Dzikry yang setia membaca ayat ayat Alquran di bawah pohon mangga.

Lain lagi sama ceweknya yang udah sibuk sama popularitas bersama, macam si Alika yang malah menyempatkan diri nge-vlog .

Fasya, Liza, Naiya asik maraton selfi -biasalah selebgram-

Icha sama Syachrul adu bogem dengan jurus andalan.

Si Virna dari awal udah mantengin hp ngeliatin abs-nya June. memang ya k-Popers itu gak ada yang polos.!

Lain lagi sama mereka. Aulya, Devita sama Firza udah sibuk sama laptop masing masing sambil duduk di rumput, dan entah sejak kapan udah ada bodyguard yang mayungi mereka. Nih ya jangan salah, walaupun mereka masih SMA mereka udah diberi ijin untuk campur tangan perusahaan.

Dari depan kantor guru yang langsung menghadap ke lapangan Bu Nirma cuma bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan anak didiknya yang gak bisa diatur kalo udah mulai menunjukkan kegilaan mereka. Sejujurnya beliau cukup senang saat melihat lagi mereka bersenang senang tanpa takut membuat kesalahan karna sekarang masih jam pelajaran, jadi mereka tidak takut ketahuan saat melakukan hal konyol seperti remaja pada umumnya.

Mau bagaimanapun mereka tetaplah sekumpulan remaja yang masih labil dan ingin bersenang senang, tapi sejak gelar perfect class dicantumkan pada kelas mereka, semua kegilaan mereka lenyap begitu saja didepan semua orang. Mungkin faktor keturunan yang membuat mereka merasa bertanggung jawab penuh pada gelar itu dan tidak ingin merusaknya.

Masih saja memandangi muridnya, Bu Nirma tersadar karna bel istirahat berbunyi, dapat dilihatnya anak 11-B sudah kembali pada mode datarnya, seperti kegilaan yang mereka lakukan barusan hanya halusinasi semata. Para murid itu mulai berlalu menuju kelas saat tatapan para penghuni sekolah yang baru saja keluar dari kelas mengarah langsung ke mereka.

Bobrok ClassTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang