apa yang kau rasakan jika mempunyai kedua adik yang tampan, populer, dan juga menyebalkan?
menurut Suzy semua itu hanya akan menyusahkanya dan itulah yang harus Suzy tanggung ketika liburan musim panas tiba dengan tidak adanya sang kakak yang biasa...
Bae Jungkook seorang pria remaja yang memiliki paras tampan namun imut secara bersamaan begitu terkenal dikalangan murid wanita disekolahnya, siapa yang tidak akan jatuh oleh pesona seorang Bae Jungkook? Tubuh tinggi menjulang, barisan otot-otot kekar, ahli dalam segala hal, dan jangan lupakan satu point pentingnya, ia sangat handal menaklukan hati wanita
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dalam groupnya ialah yang paling menonjol, tak ada yang berani melawan groupnya yang berisikan tujuh pria tampan yang sangat multitalenta. Betapa beruntungnya murid wanita yang bisa satu kelas dengan mereka
"Yak! Bae Jungkook cepat kembali dasar brengsek!" pekik salah satu murid wanita berkulit coklat, Park Jihyo.
Seluruh murid wanita tercengang melihat aksi kejar-kejaran antara Jihyo dan Jungkook,mereka merasa iri atau bahkan meresa kesal karena Jihyo dapat mencuri perhatian pria idama itu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jihyo merasa lelah karena Jungkook berlari terlalu kencang, ia kesal karena pria itu terlalu usil padanya seperti sekaranng ini saat Jihyo tengah menikmati waktu bersama dengan teman sebangkunya tiba-tiba saja Jungkook datang dan langsung merampas kunciran yang tengah dipakai olehnya
"sudah kukatakan jangan menguncir rambutmu" teriak Jungkook dengan kekehannya.
"menyebalkan sekali dia itu" desis Jihyo dengan nafas tersenggal.
---***---
Ketiga orang itu duduk rapih meratapi meja makan yang kosong tak ada satupun makanan yang tersaji disana, kedua adik Suzy melirik secara bergantian lalu merengek layaknya anak kecil
"aku lapar noona" erang Taehyung dengan wajah memelas.
"perutku butuh asupan, buatlah sesuatu untukku noona".
Suzy memanyunkan bibirnya menatap dengan wajah dikasihani
"bagaimana caraku memasak? Akukan tidak bisa memasak Tae, Kookie".
Keduanya mendengus
"berusahalah sana! Cari beberapa menu diinternet lalu buatkan untuk kami" ujar Taehyung dengan nada memerintah.
"kau ini seperti unnie saja seenaknya menyuruhku!" desis Suzy yang langsung bangkit dari duduknya
Setengah jam berlalu dan makanan dengan tampilan kurang meyakinkan tersaji, Jungkook dan Taehyung yang awalnya sangat bersemangat menyambut makanan seketika tak berselera dengan tampilan makanan yang Suzy buat
"makan saja, aku tidak menerima protes atau masukan dari kalian".
Ketiganya memasukan makanan mereka bersamaan dan setelahnya mereka bertiga merasa mual yang langsung berlari kearah wastafel bersamaan hingga terjadi acara dorong-mendorong
Ketiganya mendongakan kepalanya bersamaan lalu saling melempar panndangan
"kau hampir saja meracuniku noona" ucap Jungkook.
"kufikir aku butuh perawatan rumah sakit" sahut Taehyung.
"sebaiknya kita tidak memakannya".
Jungkook dan Taehyung mengangguk secara bersamaan, dan pada akhirnya mereka memesan makanan cepat saji dan memakannya secara bersamaan
---***---
Suzy tak tahu harus mengatakan apa ketika dirinya diberitahukan bahwa ia harus secepatnya pergi keruang guru karena Taehyung bertengkar dengan Taeyong hingga terjadi baku hantam. Ia melirik kearah Taehyung yang memar dibagian sudut bibirnya begitu juga dengan Taeyong
"maaf saem aku terlambat" ujar sebuah suara, Oh Sehun.
Suzy mengumpat dalam hati ia benar-benar malu karena harus bertemu dengan teman sekelasnya disini, mungkin lebih tepatnya kekasihnya yang sudah ia kencani selama lima bulan belakangan ini
Taehyung sadar dengan raut wajah Suzy yang tidak tenang membuat pria itu semakin kesal karena sejak dulu ia dan Jungkook tak pernah setuju dengan hubungan Suzy dan Sehun karena ia tahu persis bagaimana sikap pria itu terhadap wanita
"ini sudah kesekian kalinya mereka berdua bertengkar sampai adu pukul, setiap kutanya pada mereka apa masalahnya mereka selalu bertele-tele mengatakannya dan berujung saling menyalahkan kembali" ujar Jung Saem dengan wajah frustasi karena terlalu lelah mengurusi dua pria satu kelas namun berbeda group ini.
"maafkan Taehyung saem jika dia memang yang memulainya terlebih dahulu" ucap Suzy.
"aku juga ingin meminta maaf karena sikap Taeyong yang selalu menyusahkanmu saem" sahut Sehun.
"aku minta maaf atas perbuatan adikku pada adikmu" ucap Suzy dan Sehun bersamaan.
"hyung!".
"noona!" pekik Taehyung dan Taeyong secara bersamaan.
Jujur saja sebenarnya ia ingin sekali marah terhadap adiknya ini tapi melihat kondisi Taehyung yang babak belur ia memiliih untuk mengurungkan niatnya
"bisa tidak kau mengobatiku dengan rasa cinta, tahu seperti ini caramu aku lebih baik menyuruh Sana yang mengobatiku" desis Taehyung saat ia menerima pengobatan dari Suzy.
Suzy gemas jadi ia sengaja menekan luka Taehyung membuat pria itu berteriak kesakitan
"berhentilah berbicara! Dan berhentilah membuat ulah, beruntung aku yang datang bagaimana jika Irene unnie yang menangani kasusmu ini bisa mati kau didalam kamar sendirian".
Taehyung tak berucap ia memilih untuk diam dan memikirkan bagaimana caranya dapat bertemu dengan Sana dengan wajah tampannya
TBC~
Ini kisah mereka bertiga ya jadi maklumin kalo Irenenya gak ada part disini