Namaku sabria zuhara umurku baru 16 tahun, dan aku baru saja diterima di SMA Negeri favorit di daerahku. Di pagi hari yang cerah aku berangakat ke sekolah, dengan mengendarai sepeda motorku. Ini adalah hari pertama masuk sekolah, dan di hari ini juga aku akan menjalani MOS (Masa Orientasi Siswa). Sudah sangat terlihat jelas bagaimana penampilanku saat ini, dengan seragam putih biru SMPku aku memakai tas terbuat dari karung dan juga memaki kalung dan gelang dari tali rafia. Dan ditambah lagi dengan ikatan rambutku. Aku benar-benar sangat terlihat aneh di hari ini, tapi inilah yang harus kujalani saat aku MOS di SMA baruku.
Kurang lebih 30 menit perjalananku dari rumah ke sekolah, setelah itu aku masuk ke sekolah dan memakirkan motorku di tempat parkir khusus anak kelas 10. Aku berjalan sendiri ke arah taman sekolah, dan duduk di kursi taman dekat lapangan sekolah. Karena jika ada pengumuman aku bisa langsung mendengarnya. Tiba-tiba ada yang menepuk pundakku dan berkata "Hai, sedang apa kamu di sini?" tanya dua cewek cantik yang juga berpenampilan sepertiku. Aku menjawab "Aku hanya sedang duduk dan menunggu pengumuman dari kakak panita MOS". "Boleh kami duduk di sampingmu?" tanya mereka. "Tentu saja, kenalkan namaku sabria zuhara panggil saja aku hara" jawabku kepada mereka berdua sambil mengulurkan tanganku untuk berkenalan. "Namaku naura abdila panggil saja aku dila" jawab cewek yang berambut lurus panjang sambil menjabat tanganku erat-erat. "Hei hara, perkenalkan namaku syifa medina panggil saja aku syifa ya" cewek cantik berambut lurus pendek itu dengan nada lucunya dan juga sambil menjabat tanganku. Lalu kami bertiga ngobrol-ngobrol hingga kadang-kadang tertawa terbahak-bahak.
Setelah beberapa menit "Pengumuman untuk semua siswa siswi baru segera berkumpul di lapangan sekolah, karena acara MOS akan segera dimulai" Suara pengumuman dari kakak panitia MOS. "Ayo kita ke lapangan sekolah" ajakku. "Oke" jawab mereka. "Oh ya sekarang kita bertiga jadi sahabat ya?" tanya dila sambil merangakul pundakku dan syifa. "Oke deh dil" jawabku dan syifa sambil tersenyum manis. Lalu kami tiba di lapangan dengan wajah yang masih senyum-senyum. Banyak teman-teman yang melihat kami dengan pandangan aneh dan tersenyum. "Sekarang tugas kalian meminta tanda tangan dari anggota OSIS dan juga guru dan staf SMA ini, caranya dengan ..." perintah kakak cowok kelas 12 yang ganteng dan tegas. Yang bikin cewek-cewek kelas 10 jadi pada ngefans. "Eh tuh cowok cakep juga ya?" tanyaku. "Ya iyalah har, dia itu kan Kak arvin kelas 12-3 pacarnya Kak amera kelas 12-4" jawab syifa. "Kak arvin dan Kak amera itu pasangan paling hits di SMA ini lho.." tambah dila. "Oh.. gitu" ucapku dengan nada heran. "Sekarang cepat kalian minta tanda tangan" perintah Kak amer. "Baik kak" jawab peserta MOS.
hara, dila, dan syifa selalu bertiga pergi kemana-mana, karena kita sudah jadi sahabat. Ya walaupun baru kenal tadi sih. Aku mengajak dila dan syifa untuk membeli minum dan makan dulu kantin barulah setelah itu kami meminta tanda tangan kembali. Maklumlah tadi pagi aku tidak sempat sarapan terlebih dahulu, karena takut telat ke sekolah soalnya jalanannya macet kalau pagi. Belum sempat kami makan, tiba-tiba ada Kak amera di kantin dan menegur kami supaya tidak makan karena bisa terlambat mengumpulkan tanda tangan. Akhirnya aku hanya membeli jus jeruk dan membawanya untuk minum di jalan. Minuman dila dan syifa sudah cepat habis, sedang aku masih belum habis. Lalu kami berjalan terburu-buru ke arah lapangan untuk meminta tanda tangan anggota OSIS, karena tadi kami sudah ke ruang guru untuk meminta tanda tangan.
"Auw.." teriakku. Karena ada cowok menabrakku sehingga buku catatanku jadi basah. Minumanku tumpah semua ke bajunya, sedangakan sebagian minumannya tumpah ke bukuku. "Eh lo punya mata gak sih? lihat nih baju gue jadi basah" bentak dia dengan nada yang begitu marah. "Eh lo aja kali yang jalan gak lihat-lihat, nih lo lihat buku gue jadi basah" ucapku lebih judes. "Kok lo malah marahin gue kan lo yang salah, minta maaf gak lo" ucapnya dengan nada marah. Dengan judes aku bilang "Ih.. ogah banget gue minta maaf sama lo". BYUR. Dia menyiram bajuku dengan minuman di tanganya. "Eh kok lo malah ..." perkataanku terhenti, karena ada Kak Arvin datang. ''hara, arion stop jangan ribut lagi, kalian berdua kakak hukum untuk hormat di bawah tiang bendera sampai pulang sekolah" perintah Kak Arvin dengan marahnya. "Baik Kak" jawab hara dan arion. "Nih aku titip bukuku" ucapku kepada dila dan syifa. "Nih kalian bawa buku gue" ucap arion kepada kedua sahabatnya yang bernama aksa dan abimanyu. "Ayo kalian berempat kumpul di aula untuk melanjutkan acara MOS, masih 1,5 jam lagi acara selesai" ucap Kak Arvin. "Ini semua gara-gara lo sih, jadi dihukum kan" ucap arion. "Kok gue?, lo tuh ngeselin banget pake nyiram baju gue lagi" ucapku dengan marah kepada arion.
Kami berdua hormat di bawah tiang bendera walaupun sinar matahari begitu terik. 30 menit telah berlalu, tapi kami berdua hanya diam saja.Di aula
"Aduh dila.. aku kasihan dengan hara, tadi pagi dia gak sarapan terus tadi dia juga gak makan di kantin. Nanti kalau hara pingsan gimana? Aku gak tega ngelihatnya" ucap syifa dengan nada cemas. "Tenang aja syifa.., pasti hara gak kenapa-napa kok. Kita gak boleh panik gini" jawab dila dengan nada lemas. "Ah.. kalian lebay banget sih" ucap abimanyu. "Iya nih, lebay banget sih" timpal aksa. "Eh, diam kalian berempat" tegur Kak amera,.Di lapangan
"Ehm.. nama lo hara ya? Nama gue arion" ucap arion. "Iya, nama gue sabria zuhara panggil aja gue hara. Nama lengkap lo siapa?" ucapku. arion jawab "Oh, nama gue arion fransisco panggil aja gue arion". "Oke" jawabku. Setelah itu kami terdiam kembali, dan tak terasa pulang sekolah hanya tinggal 30 menit. "Sebentar lagi pulang nih har" ucap arion sambil menoleh ke arahku. Aku juga menoleh ke arahnya dan berkata "Iya ar" dengan nada lemas. "Eh.. ya ampun har muka lu pucat banget tuh, mendingan lu duduk di tempat teduh dulu gih". "Ah.. gak usah, gue gak kenapa-napa kok" jawabku. "Oh ya har, gue mau ngomong kalau gue mau minta ma.." GUBRAK!!!, ucapan arion terhenti, karena aku pingsan. arion langsung menggendongaku ke tempat teduh "har sadar dong, lo kenapa sih?" arion menciprati wajahku dengan air untuk bisa membangunkanku. "Ehm.. gue gak apa-apa kok, paling cuma haus dan laper aja" jawabku dengan nada masih sangat lemas. "Ayo ke UKS" ajak arion. "gak usah deh, 10 menit lagi kan pulang" jawabku. Akhirnya kami kembali hormat di bawah tiang bendera. "Thanks ya ar, lo tadi nolong gue" ucap terima kasihku kepada arion. "Oke" jawab arion singakat. "Ehm... lo gak usah bilang ke siapa-siapa ya tentang ini semua" ucapku. "Iya iya" jawab arion dengan nada juteknya.Kring... Kring... "Hai hara kamu gak kenapa-napa kan?" tanya syifa dan dila dengan nada cemas. "gak kok" jawabku singakat. "Oh ya gimana kalau kita makan mie ayam di seberang jalan depan" ajak syifa. "Oh.. Ayo ayo, nanti kamu sama aku aja ya har kita anterin kamu pulang, sekalian pengen main ke rumahmu" ucap dila. "Oke, terserah kalian" jawabku "Nih kunci motornya" kulempar ke arah syifa, karena aku dibonceng dila.
Keesokan harinya aku sedang berada di perpustakaan, tiba-tiba ada suara yang mengagetkanku. "Hai hara, gimana kabar kamu?" tanya arion "Baik, ngapain kamu di sini" ucapku. "Aku mau minta maaf soal yang kemarin, dan juga mau ngajak kamu ke kantin bareng" ucapan arion yang rada aneh. "Eh. Ngapain mau ngajak ke kantin kamu mau minta aku traktir ya" tanya ku penasaran. "Nggak kok, justru aku mau traktir kamu" jawab arion. "Oke".
Ternyata di kantin sudah ada dila dan abimanyu, dan syifa dan aksa. Mereka sudah jadian, entah kenapa bisa begitu. Lalu aku duduk dengan arion, arion terlihat begitu salah tingkah dan entah kenapa hatiku jadi deg-degan saat begitu dekat dengan arion. Keesokkan harinya arion mengatakan cinta kepadaku di lapangan sekolah dilihat oleh kelas 10-12, dan dia memintaku jadi pacarnya. Dan akhirnya aku menerimanya, karena sebenarnya aku suka dengan arion dari hari pertama MOS.
sampai sini dulu ya gaes maaf klo ceritanya gaje silahkan follow dan vote ya makasih

YOU ARE READING
cinta berawal dari mos sma
Krótkie Opowiadaniaseorang naya yg jatuh cinta saaat mos mau tau kelanjutan nya baca yuk